Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model Pemasaran Hibrida Berbasis Integrasi Relationship Marketing dan Digital Engagement dalam Membentuk Loyalitas Nasabah melalui Peran Mediasi Kepuasan Nasabah M Dewa Ramadhan; Purwoko Purwoko; Fitroh Adilla
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12643

Abstract

Transformasi digital dalam industri perbankan telah mengubah pola interaksi antara lembaga keuangan dan nasabah, tetapi keberhasilan digitalisasi tetap bergantung pada kemampuan institusi mempertahankan hubungan interpersonal yang membangun kepercayaan dan keterikatan pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji model pemasaran hibrida yang mengintegrasikan relationship marketing dan digital engagement dalam membentuk loyalitas nasabah melalui mediasi kepuasan nasabah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode survei cross-sectional terhadap 250 nasabah KSP Pangestu yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relationship marketing dan digital engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan maupun loyalitas nasabah. Kepuasan nasabah memberikan pengaruh paling kuat terhadap loyalitas dengan koefisien jalur sebesar 0,493. Relationship marketing dan digital engagement mampu menjelaskan 62,4% variasi kepuasan nasabah, sedangkan kombinasi kedua variabel tersebut bersama kepuasan nasabah menjelaskan 71,8% variasi loyalitas. Kepuasan nasabah juga terbukti memediasi secara parsial pengaruh relationship marketing dan digital engagement terhadap loyalitas. Temuan ini menegaskan bahwa loyalitas pada era digital tidak cukup dibangun melalui teknologi semata, tetapi memerlukan integrasi pengalaman digital yang mudah dan responsif dengan hubungan personal yang terpercaya. Penelitian memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan pemasaran hibrida serta implikasi praktis bagi lembaga keuangan dalam merancang strategi loyalitas nasabah yang berkelanjutan.
Analisis Preferensi Konsumen terhadap Atribut Kualitas Eksternal Jeruk Mandarin di Kota-Kota Besar Indonesia: Bukti Empiris dari Eksperimen Pilihan Diskret Wahyu Ari Wibowo; Zunan Setiawan; Fitroh Adilla
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12788

Abstract

Jeruk mandarin merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia karena memiliki cita rasa yang khas, kandungan gizi yang baik, dan mudah ditemukan di berbagai saluran pemasaran modern maupun tradisional. Dalam proses pembelian, konsumen sering kali menjadikan atribut kualitas eksternal sebagai dasar penilaian awal sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk. Atribut tersebut meliputi ukuran buah, warna kulit, tingkat kesegaran, kebersihan permukaan, dan harga yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap atribut kualitas eksternal jeruk mandarin di kota-kota besar Indonesia dan mengidentifikasi atribut yang paling memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian menggunakan metode Discrete Choice Experiment (DCE) yang dirancang untuk mengukur pilihan konsumen terhadap berbagai kombinasi atribut produk. Data dikumpulkan melalui survei terhadap konsumen di beberapa kota besar Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, dan Yogyakarta. Analisis data dilakukan menggunakan model pilihan diskret untuk mengestimasi tingkat kepentingan masing-masing atribut dan kecenderungan konsumen dalam memilih produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna kulit yang cerah, ukuran buah yang seragam, tingkat kesegaran yang tinggi, dan harga yang kompetitif merupakan atribut yang paling diperhatikan oleh konsumen dalam memilih jeruk mandarin. Di antara seluruh atribut yang dianalisis, kesegaran dan warna kulit memiliki pengaruh paling besar terhadap preferensi konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas visual produk dan pemeliharaan kesegaran buah dapat menjadi strategi yang efektif bagi produsen, distributor, dan pelaku ritel dalam meningkatkan daya saing jeruk mandarin di pasar perkotaan Indonesia.  
Pengaruh Kredibilitas Influencer dan Keterlibatan Konsumen terhadap Sikap dan Niat Pembelian Produk Perbankan di Indonesia Darmi Agus Saputra; Purwoko Purwoko; Fitroh Adilla
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12825

Abstract

Perkembangan pemasaran digital mendorong industri perbankan di Indonesia memanfaatkan influencer sebagai sarana komunikasi untuk membangun kepercayaan dan mendorong penggunaan produk keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kredibilitas influencer dan keterlibatan konsumen terhadap sikap serta niat pembelian produk perbankan, sekaligus menguji peran mediasi sikap konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori dan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 350 responden yang berusia minimal 17 tahun, menggunakan produk perbankan, aktif di media sosial, dan pernah melihat konten influencer terkait produk perbankan dalam enam bulan terakhir. Sampel ditentukan menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis dilakukan dengan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas influencer berpengaruh positif terhadap sikap konsumen dengan koefisien 0,431 dan terhadap niat pembelian sebesar 0,182. Keterlibatan konsumen juga berpengaruh positif terhadap sikap sebesar 0,378 dan niat pembelian sebesar 0,145. Sikap konsumen memberikan pengaruh paling kuat terhadap niat pembelian dengan koefisien 0,543. Pengujian efek tidak langsung menunjukkan bahwa sikap memediasi secara parsial pengaruh kredibilitas influencer dan keterlibatan konsumen terhadap niat pembelian, masing-masing dengan koefisien 0,234 dan 0,205. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemasaran digital perbankan perlu memprioritaskan influencer yang ahli, dapat dipercaya, dan komunikatif, serta menghadirkan konten informatif dan interaktif untuk membentuk sikap positif dan meningkatkan niat penggunaan produk perbankan.