Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Strategis Kinerja Pelayanan Publik: Integrasi Organizational Commitment, Public Service Motivation, Digital Capability, dan Leadership Effectiveness melalui Employee Engagement pada RS PKU Muhammadiyah Klaten. Jawa Tengah Indonesia Sofyan Aji Wibowo; Ani Muttaqiyathun; Afthoni Sutanto
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12686

Abstract

Perubahan lingkungan organisasi pelayanan kesehatan menuntut institusi publik untuk membangun kinerja pelayanan yang berkelanjutan melalui penguatan komitmen organisasi, motivasi pelayanan publik, kemampuan digital, dan efektivitas kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji model strategis kinerja pelayanan publik melalui integrasi organizational commitment, public service motivation, digital capability, dan leadership effectiveness dengan peran mediasi employee engagement. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 250 responden yang terdiri atas tenaga medis, tenaga keperawatan, tenaga administrasi, dan karyawan pendukung pelayanan. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4.0. Hasil simulasi pengujian menunjukkan bahwa organizational commitment berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement (β = 0,324; p < 0,001), public service motivation berpengaruh positif terhadap employee engagement (β = 0,286; p < 0,001), digital capability berpengaruh positif terhadap employee engagement (β = 0,241; p < 0,001), dan leadership effectiveness memiliki pengaruh positif terhadap employee engagement (β = 0,301; p < 0,001). Selanjutnya, employee engagement terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pelayanan publik (β = 0,563; p < 0,001) dan memediasi hubungan antara faktor organisasi dan kinerja pelayanan. Model penelitian mampu menjelaskan 67,2% variasi kinerja pelayanan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja pelayanan kesehatan dapat dicapai melalui penguatan komitmen organisasi, motivasi pelayanan, transformasi digital, dan kepemimpinan efektif yang diarahkan keterlibatan karyawan.