Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Tasamuh dalam Pendidikan Agama Islam sebagai Upaya menyelesaikan santri yang bermsalah di Pondok Pesantren Imam Syafi’i Bima M. Yusril Imansyah; Abd. Salam; Trimansyah Trimansyah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12689

Abstract

Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter santri yang moderat. Nilai tasamuh atau toleransi menjadi kunci dalam menjaga harmoni di lingkungan multikultural pesantren. Namun, di MA Pondok Pesantren Imam Syafi’i Bima masih ditemukan perilaku santri yang bermasalah: 1) praktik bullying senior kepada junior, 2) ketidakdisiplinan dalam mengikuti jam muraj’ah hafalan, dan 3) kasus kehilangan barang pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi internalisasi nilai tasamuh oleh guru Pendidikan Agama Islam, faktor pendukung dan penghambat, serta hasil internalisasi dalam menangani perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi internalisasi dilakukan melalui 3 tahap: transformasi nilai melalui pembelajaran PAI, transaksi nilai melalui diskusi dan nasihat, dan transinternalisasi nilai melalui pembiasaan, keteladanan, dan kegiatan 24 jam. Faktor pendukung meliputi lingkungan pesantren yang kondusif dan komitmen guru. Faktor penghambat adalah perbedaan latar belakang budaya santri dan kurangnya keteladanan sebagian santri senior. Hasilnya menunjukkan penurunan perilaku bullying, peningkatan disiplin muraj’ah, dan tumbuhnya rasa saling percaya antar santri.