Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Akuntabilitas, Efektivitas, dan Kualitas Pelatihan terhadap Peningkatan Jumlah Peserta Latihan pada LPK Langgeng Mulyo Kabupaten Brebes Lina Purwanti; Dumadi Dumadi; Roni Roni; M. Badrun Zaman; Nasiruddin Nasiruddin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12770

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Brebes memiliki tingkat pengangguran yang tinggi, yaitu mencapai 95.679 orang pada tahun 2025, meskipun sektor industri manufaktur dan garmen terus berkembang. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi pencari kerja. Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) berperan dalam meningkatkan keterampilan masyarakat, namun jumlah peserta pelatihan di LPK Langgeng Mulyo Kabupaten Brebes mengalami penurunan dari 291 peserta pada tahun 2023 menjadi 271 peserta pada tahun 2024 dan 250 peserta pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntabilitas, efektivitas, dan kualitas pelatihan terhadap peningkatan jumlah peserta latihan pada LPK Langgeng Mulyo Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 73 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 22. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial akuntabilitas, efektivitas, dan kualitas pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah peserta latihan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah peserta latihan. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,565 menunjukkan bahwa akuntabilitas, efektivitas, dan kualitas pelatihan mampu menjelaskan 56,5% variasi peningkatan jumlah peserta latihan, sedangkan 43,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.