Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Game Edukasi Sejarah Buleleng Berbasis Audio Interaktif untuk Siswa Tunanetra Budi Antara; Eka Mertayasa; Arta Suyasa
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13119

Abstract

Materi pembelajaran sejarah umumnya bergantung pada informasi visual sehingga menimbulkan hambatan akses bagi siswa tunanetra. Penelitian ini bertujuan mengembangkan game edukasi sejarah asal mula Buleleng berbasis audio interaktif dan mendeskripsikan tingkat ketertarikan siswa tunanetra terhadap penggunaannya. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dengan Game Development Life Cycle yang mencakup initiation, pre-production, production, testing, beta testing, dan release. Produk dikembangkan untuk Windows 64-bit dengan mengintegrasikan narasi sejarah, suara lingkungan, spatial audio, petunjuk navigasi berbasis suara, kuis audio, dan haptic feedback melalui controller. Evaluasi produk meliputi black-box testing terhadap 24 fungsi, validasi isi oleh dua ahli, validasi media oleh dua ahli, serta beta testing pada 14 siswa tunanetra di SLB Negeri 1 Buleleng. Kesepakatan ahli dianalisis menggunakan koefisien Gregory, sedangkan ketertarikan pengguna diukur melalui delapan butir adaptasi Interest/Enjoyment dengan skala empat tingkat. Seluruh 24 fungsi berjalan sesuai skenario. Validasi isi dan media masing-masing menghasilkan koefisien Gregory 1,00. Beta testing memperoleh skor 368 dari 448, rata-rata 3,29, dan persentase 82,14% dalam kategori sangat tinggi. Indikator kesenangan memperoleh rata-rata tertinggi sebesar 3,43, diikuti rasa ingin tahu 3,32, perhatian terhadap cerita 3,21, dan keinginan menggunakan kembali game 3,18. Dengan demikian, produk memenuhi kriteria keberfungsian dan validasi ahli serta memperoleh respons ketertarikan positif. Temuan ini hanya menggambarkan keberfungsian, validitas, dan ketertarikan pengguna, bukan peningkatan pengetahuan sejarah atau hasil belajar.