Muhammad Al Farisyi
Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum Jombang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Sistem Informasi Manajemen KEMBANGDAMAN Menggunakan Metode UTAUT2 & SUS di Kemenag Jombang Muhammad Al Farisyi; Diema Hernyka Satyareni; Mohammad Shohibul Wafa
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v5i1.245

Abstract

Transformasi digital di sektor pemerintahan mendorong inovasi layanan publik, salah satunya melalui penerapan Sistem Informasi Manajemen “KEMBANGDAMAN” di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jombang. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat penerimaan dan usability sistem dengan mengintegrasikan metode Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2) dan System Usability Scale (SUS). Pendekatan kuantitatif digunakan dengan melibatkan 97 pengguna aktif melalui penyebaran kuesioner. Hasil menunjukkan sebagian besar variabel UTAUT2, seperti Performance Expectancy, Effort Expectancy, Hedonic Motivation, Habit, dan Use Behavior, memperoleh skor di atas 70%, sedangkan Facilitating Conditions (69,91%) dan Behavioral Intention (68,39%) sedikit di bawahnya. Nilai rata-rata SUS sebesar 54 tergolong kategori “Good” namun pada tingkat penerimaan Marginal Low, menunjukkan bahwa sistem cukup mudah digunakan tetapi masih memerlukan perbaikan antarmuka dan navigasi. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan pengaruh positif signifikan antara penerimaan pengguna dan usability (sig. 0,000 < 0,05) dengan nilai koefisien determinasi 0,188. Dengan demikian, semakin tinggi penerimaan pengguna, semakin baik tingkat kemudahan penggunaan sistem. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk peningkatan mutu layanan publik berbasis digital di Kemenag Jombang.