Azhari, Muhammad Hasan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERILAKU REMAJA PUTRI TERHADAP PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) BERDASARKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP Delvia, Siska; Azhari, Muhammad Hasan
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 1: Februari 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i1.1267

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara merupakan masalah besar di Indonesia maupun di negara lain. Kanker payudara di Indonesia berada di urutan kedua sebagai kanker yang paling sering ditemukan pada perempuan, setelah kanker mulut rahim.Deteksi dini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mengetahui secara dini adanya tumor atau benjolan pada payudara sehingga dapat mengurangi tingkat kematian karena penyakit kanker tersebut.Pemberian informasi yang jelas merupakan salah satu upaya untuk merubah perilaku seseorang dalam memberikan sikap yang positif. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri dengan Perilaku Memeriksa Payudara Sendiri (SADARI) di SMA Kader Pembangunan Baturaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuisioner dimana data yang menyangkut variabel independen yaitu pengetahuan dan sikap serta variabel dependen yaitu perilaku memeriksa payudara sendiri (SADARI) diambil langsung dari siswi SMA Kader Pembangunan Baturaja. Dan diolah menggunakan uji statistik Chi-Square dengan α = 0,05 dan derajat kepercayaan 95%. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh remaja putri kelas XII yang tercatat di SMA Kader Pembangunan Baturaja. Hasil: Hasil penelitian diperoleh hubungan bermakna antara pengetahuan dengan perilaku memeriksa payudara sendiri dengan nilai p value 0,021 ≤ 0,05 serta ada hubungan bermakna antara sikap dengan perilaku memerika payudara sendiri dengan nilai p value 0,000 ≤ 0,05. Saran: Remaja putri diharapkan dapat lebih aktif dalam mencari informasi baik dari petugas kesehatan maupun media-media yang ada sehingga dapat menambah pengetahuan mengenai (SADARI), serta lebih sering melakukan SADARI untuk deteksi dini kanker payudara. Kata Kunci: SADARI, Pengetahuan, Sikap, Perilaku
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN PSIKOMOTOR IBU TENTANG PIJAT BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAYA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU Delvia, Siska; Azhari, Muhammad Hasan
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v14i1.400

Abstract

Latar Belakang: Pengalaman pijat pertama yang dialami oleh manusia ialah pada waktu dilahirkan,yaitu pada waktu melalui jalan lahir ibu. Meskipun bayi belum bisa bicara, tetapi mereka bisa merasakan rangsangan yang diberikan oleh lingkungannya, seperti sentuhan atau pijatan yang diberikan oleh orang tuanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan psikomotor ibu tentang pijat bayi di wilayah kerja puskesmas sukaraya. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen semu dengan rancangan pre-post eksperimental, dengan jumlah sampel 33 ibu.Penelitian ini dimulai pada tahun 2019 denganpengambilan sampel secara total sampling. Pengolahan data mengunakan sistem komputerisasi dan dilakukan analisis secara univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil: uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang bermakna (signifikan) antara pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan (p v = 0,000), namun tidak ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap psikomotor (p v = 0,089). Kesimpulan: Diharapkan pelayanan kesehatan dapat meningkatkan pendidikan, pembinaan kesehatan, dan program pelatihan tentang pijat bayi melalui Kader-kader kesehatan, sehingga masyarakat terutama ibu-ibu dapat menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan bayi mereka.