This Author published in this journals
All Journal WIDYA LAKSANA
K Rai Suwena
Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Revitalisasi Pengolahan Wine Buleleng Dengan Ragi Saccharomyces Cerevisiae Ils-6 Di Desa Pengastulan Buleleng Bali: tidak ada I Nyoman Tika; K Rai Suwena; Rachmadhani; L P Desy Puspaningrat
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i2.91066

Abstract

Sejauh ini, produksi anggur menggunakan ragi pabrik, sehingga kualitasnya tidak stabil, dan teknologi penyaringannya konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransfer teknologi guna memecahkan masalah yang dihadapi oleh mitra bisnis untuk meningkatkan kualitas anggur Buleleng. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk P2M PKM-UPUD dengan menggunakan metode PALS. Pemberdayaan dilakukan pada masyarakat sasaran, yaitu karyawan CV PAS dan UKM Amertha Nadi, sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan melalui tes awal dan akhir (pretest-posttest), observasi, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif, kuantitatif, dan kualitatif. Hasil yang diperoleh dari kegiatan P2M ini adalah (1) Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masyarakat sasaran mengalami peningkatan pengetahuan. (1) Kualitas produksi memiliki kualitas anggur dengan kadar alkohol 12,5%, dengan kualitas sensorik yang sangat disukai rasa manisnya dan nilai alkohol yang tinggi, dan, (2) mitra telah mampu memproduksi 300 liter hingga 500 liter, (3) Tingkat kepuasan mitra adalah 82%, sangat baik, baik 12% dan cukup 6%. Berdasarkan analisis data, transfer teknologi di masyarakat sasaran berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki implikasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peluang usaha baru, diversifikasi pendapatan, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang lebih kompetitif.