Moech Agus Salim Al Fathoni
Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Abu Batu Sebagai Substitusi Agregat Halus dan Penambahan Superplasticizer Terhadap Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Sulkhan Barizi; Moech Agus Salim Al Fathoni; Mukti Agung Wibowo
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.2 JULI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i2.29662

Abstract

Peningkatan penggunaan beton dalam industri konstruksi meningkatkan kebutuhan agregat halus alami dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Pemanfaatan abu batu sebagai substitusi agregat halus merupakan alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi abu batu dengan interval 1,5% dan penambahan superplasticizer terhadap kuat tekan beton mutu tinggi serta menentukan kadar optimum. Beton dirancang dengan mutu rencana f’c 42 MPa menggunakan metode SNI 03-6468-2000. Penelitian dilakukan melalui eksperimen laboratorium di Laboratorium Bahan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Variasi substitusi abu batu yang digunakan yaitu 0%, 17,5%, 19%, 20,5%, 22%, dan 23,5% terhadap agregat halus, dengan penambahan superplasticizer Sika Viscocrete-3115N sebesar 0,6% dari berat semen. Benda uji berupa silinder beton berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm sebanyak 18 buah, dirawat dengan metode perendaman dan diuji pada umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan kuat tekan beton berturut-turut sebesar 42,73 MPa; 43,38 MPa; 43,95 MPa; 44,89 MPa; 47,73 MPa; dan 46,40 MPa. Kuat tekan meningkat seiring bertambahnya kadar abu batu hingga mencapai nilai optimum pada variasi 22%, kemudian menurun pada kadar lebih tinggi. Penambahan superplasticizer meningkatkan workability tanpa menurunkan mutu beton. Abu batu berpotensi digunakan sebagai substitusi agregat halus pada beton mutu tinggi yang lebih berkelanjutan secara teknis dan ekonomis.