Imaniar Intan Harmawati
Institut Teknologi Sains dan Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Beban Kerja dan Kelelahan Kerja dengan Kejadian Stres Akibat Kerja pada Pengrajin Kayu di Dusun Rejosari, Desa Jatimulyo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta Imaniar Intan Harmawati; M. Sulthon Nurharmansyah Putra
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v5i1.1648

Abstract

Stres kerja merupakan kondisi yang muncul dari interaksi antara manusia dan pekerjaannya serta dikarakteristikkan oleh perubahan manusia yang memaksa mereka untuk menyimpang dari fungsi normal mereka. Stres merupakan respon tubuh yang sifatnya non spesifik terhadap setiap tuntutan beban atasnya, penyebab dari stres kerja salah satunya yaitu karena kelelahan kerja dan beban kerja. Kelelahan kerja banyak dirasakan di akhir kerja terutama bagi pengrajin kayu yang sedang banyak pesanan di mana pekerja harus kerja lembur sampai pekerjaan tersebut selesai. Beban kerja yang terkadang tinggi dan terkadang rendah juga dapat menyebabkan kelelahan kerja dan berujung pada stres kerja.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara beban kerja dan kelelahan kerja dengan kejadian stres akibat kerja pada pengrajin kayu di Dusun Rejosari, Desa Jatimulyo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian analitik, dengan cross sectional sebagai rancangan sampelnya. Sampel dalam penelitian ini adalah pengrajin kayu di Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta yaitu sebanyak 100 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui beban kerja menggunakan stopwatch dengan metode palpasi, yaitu mengukur denyut nadi responden per menit, sedangkan pengukuran terkait perasaan kelelahan kerja menggunakan metode subjective self rating test, dan untuk mengetahui permasalahan terkait stres kerja menggunakan kuesioner industrial fatigue research Committee (IFRC). Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kejadian stres akibat kerja karena P value: 0,338>0,05 dengan OR = 1,52, dan tidak ada hubungan antara kelelahan kerja dengan kejadian stres akibat kerja karena P value: 0,872>0,05 dengan OR = 0,92. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara beban kerja dan kelelahan kerja dengan kejadian stres akibat kerja di Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta.