Risma Risma
Universitas Sapta Mandiri, Kalimantan Selatan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah sebagai Upaya Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Tabalong Risma Risma; Erfan Maulana
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i3.2079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Tabalong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data sekunder yang bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik, dokumen perencanaan pembangunan daerah, serta telaah jurnal ilmiah bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pendidikan merupakan faktor yang paling dominan berkontribusi terhadap peningkatan IPM, khususnya melalui peningkatan rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. Sektor kesehatan berperan sebagai faktor pendukung penting melalui penguatan layanan kesehatan primer dan peningkatan angka harapan hidup, sementara sektor ekonomi berkontribusi melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan pendapatan riil, meskipun dampaknya relatif lebih lambat dibandingkan pendidikan dan kesehatan. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa permasalahan utama dalam pengembangan SDM daerah terletak pada keterbatasan kapasitas aparatur, lemahnya integrasi kebijakan lintas sektor, serta belum optimalnya pemanfaatan data IPM sebagai instrumen perumusan kebijakan berbasis bukti. Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan peran sentral sektor pendidikan sebagai pengungkit utama IPM daerah serta pentingnya manajemen pembangunan SDM berbasis data IPM. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM daerah berperan strategis dalam peningkatan IPM, namun memerlukan penguatan kapasitas aparatur, integrasi kebijakan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, serta optimalisasi pemanfaatan data IPM agar pembangunan manusia di Kabupaten Tabalong lebih merata dan berkelanjutan.