Rendahnya hasil belajar peserta didik dan kurangnya integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran digital menjadi tantangan dalam proses pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Selain itu, pemanfaatan model pembelajaran flipped classroom dan media berbasis teknologi yang kontekstual masih jarang dikembangkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi keefektifan media Web Google Sites berorientasi flipped classroom yang terintegrasi dengan kearifan lokal Bali dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian meliputi 12 peserta didik untuk uji coba satu-satu dan kelompok kecil, serta 28 peserta didik untuk uji coba terbatas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan tes, dengan instrumen berupa lembar observasi, angket validasi, angket kepraktisan, dan soal tes hasil belajar. Data validitas dianalisis menggunakan Learning Object Review Instrument (LORI), data kepraktisan dianalisis menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ), dan efektivitas dianalisis melalui uji-t terhadap hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Kesimpulannya, media Web Google Sites berbasis flipped classroom yang mengintegrasikan kearifan lokal Bali layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran digital yang kontekstual dan bermakna di sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan media digital berbasis nilai budaya lokal sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS dan mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka secara lebih optimal.