Akhmad Fathir
Universitas Islam Madura, Pamekasan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keaktifan Siswa pada Materi Sistem Pertahanan Tubuh Andriansyah; Chairatul Umamah; Fitriyah Andriawati; Akhmad Fathir
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.97525

Abstract

Materi sistem pertahanan tubuh dalam pembelajaran Biologi merupakan materi yang abstrak dan sulit divisualisasikan, sehingga guru seringkali menyampaikan melalui hafalan tanpa dukungan media yang sesuai. Kondisi ini berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dan kurangnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan LCD proyektor dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keaktifan siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain deskriptif kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 34 siswa kelas XI, sekaligus menjadi subjek uji coba. Data dikumpulkan melalui tes esai untuk mengukur pemahaman konsep dan lembar observasi untuk menilai aktivitas siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan merujuk pada kriteria penilaian yang telah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dengan bantuan LCD proyektor secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep siswa serta mendorong keterlibatan aktif mereka dalam pembelajaran. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi PBL dengan media digital mampu menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk mengatasi kesulitan dalam memahami materi abstrak dan meningkatkan partisipasi siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya guru memanfaatkan model pembelajaran inovatif berbasis masalah yang dipadukan dengan media visual digital agar pembelajaran menjadi lebih bermakna, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan belajar siswa di era teknologi.
Tren Penelitian Model Pembelajaran Biologi Berbasis Proyek Terintegrasi AI untuk Menunjang Ketercapaian SDGs: A Systematic Literature Review Using Prisma Andriansyah; Maimon Sumo; Moch Haikal; Akhmad Fathir
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.99654

Abstract

Berangkat dari kebutuhan mendesak untuk menyesuaikan pendidikan biologi dengan tantangan global abad ke-21, khususnya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Perkembangan teknologi terus meningkat dan menuntut inovasi dalam pendidikan. NamunĀ  integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran biologi masih belum banyak diteliti, terutama dalam konteks pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren dan arah pengembangan model pembelajaran biologi berbasis proyek yang mengintegrasikan AI guna mendukung pencapaian SDGs. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review dengan desain PRISMA. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 artikel ilmiah yang relevan, diseleksi dari 520 artikel dari database Scopus, Google Scholar, dan SINTA, melalui kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Metode analisis dilakukan dengan menyaring dan mengkaji artikel berdasarkan topik AI, Project-Based Learning (PjBL), dan SDGs. Hasil menunjukkan bahwa tren integrasi AI dalam PjBL meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir, terutama mendukung SDG 4 (pendidikan berkualitas) dan SDG 13 (penanganan perubahan iklim), serta mampu meningkatkan kreativitas, kolaborasi, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Implikasi dari penelitian ini menekankan perlunya dukungan kebijakan, pelatihan guru, dan pengembangan teknologi di sekolah. Integrasi AI dalam PjBL berpotensi menjadi strategi inovatif untuk mewujudkan pembelajaran biologi yang berorientasi pada keberlanjutan, dan perlu dikaji lebih lanjut melalui penelitian eksperimental di kelas.