Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LITERASI NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR: TANTANGAN DAN STRATEGI PENINGKATANNYA Rahmat Hidayatullah Rahmat
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7 No 1 (2026): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/8sq1f888

Abstract

Literasi numerasi merupakan kompetensi dasar yang sangat penting dimiliki siswa sekolah dasar sebagai bekal dalam berpikir logis, kritis, kreatif, serta mampu menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, berbagai hasil asesmen nasional maupun internasional menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya minat membaca, keterbatasan media pembelajaran, kurang optimalnya pemanfaatan teknologi, serta strategi pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan literasi numerasi siswa sekolah dasar serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkannya. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 12 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2023–2026 dan diperoleh melalui Google Scholar berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam pengembangan literasi numerasi meliputi rendahnya kemampuan memahami konsep matematika, kurangnya motivasi belajar, keterbatasan sarana pembelajaran, rendahnya kompetensi digital guru, serta minimnya budaya literasi di sekolah. Sementara itu, strategi yang terbukti efektif meliputi pembiasaan membaca, penguatan pojok baca, pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning), pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning), pemanfaatan media digital interaktif, permainan edukatif, Gerakan Literasi Sekolah, serta Program Kampus Mengajar. Strategi-strategi tersebut mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, kemampuan literasi, kemampuan numerasi, dan hasil belajar secara signifikan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara guru, sekolah, orang tua, dan pemerintah untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung penguatan literasi numerasi secara berkelanjutan.