Ratna Wulandari
Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru Bimbingan dan Konseling dalam Membangun Lingkungan Sekolah Inklusif bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Yesi Purnamasari; Ratna Wulandari; Isnaeny Latif; Syamsulalam
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v4i2.453

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Bimbingan dan Konseling (BK) sebagai agen inklusi dalam memberikan dukungan psikososial kepada siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi satu guru BK, satu kepala sekolah, dan lima siswa berkebutuhan khusus yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru bimbingan dan konseling dalam mendukung siswa berkebutuhan khusus dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yaitu: (1) pendekatan preventif berupa orientasi klasik dan layanan bimbingan untuk meningkatkan penerimaan sosial siswaa; (2) pendekatan kuratif melalui konseling individual dan kolaborasi dengan guru mata pelajaran dan orang tua dalam menangani masalah psikologis siswa; dan (3) pendekatan perkembangan melalui pengembangan potensi dan keterampilan sosial siswa secara berkelanjutan. Selain itu, guru bimbingan dan konseling juga berperan sebagai mediator antara siswa, guru, dan lingkungan sekolah dalam menciptakan iklim inklusif dan suportif. Studi ini menegaskan bahwa sinergi antara layanan BK, kebijakan sekolah, dan dukungan lingkungan sosial memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikososial siswa berkebutuhan khusus dan mendukung keberhasilan implementasi pendidikan inklusif di sekolah.
Persepsi Siswa Terhadap Penggunaan Platform Digital Sebagai Media Layanan Bimbingan dan Konseling Nur Alim; M. Alif Aditya; Ratna Wulandari
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap penggunaan platform digital sebagai media layanan bimbingan dan konseling (BK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert. Responden dalam penelitian ini berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform digital dalam layanan BK berada pada kategori cukup baik, dengan mayoritas respon siswa berada pada kategori netral hingga setuju. Persepsi siswa terhadap layanan BK digital juga cenderung positif, namun masih pada tingkat sedang. Faktor kemudahan penggunaan, kebermanfaatan, serta kepercayaan terhadap keamanan data menjadi aspek penting yang memengaruhi persepsi siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengembangan layanan BK digital yang lebih optimal, interaktif, serta menjamin keamanan dan kerahasiaan data siswa.