Merti Seska Rosely
Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Pattimura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Geografi Berbasis Kehidupan Masyarakat Kepulauan di SMA 10 Ambon Merti Seska Rosely; Yandri Tuarissa
Jurnal Pengabdian Arumbai Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arumbai.vol4.iss1.pp173-191

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pendidikan karakter siswa melalui pembelajaran geografi berbasis kehidupan masyarakat kepulauan di SMA Negeri 10 Ambon. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, observasi lingkungan sosial, dan pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal masyarakat pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap nilai gotong royong, kepedulian sosial, kerja sama, serta kesadaran menjaga lingkungan dan budaya lokal masyarakat Maluku. Selain itu, pembelajaran berbasis kehidupan masyarakat kepulauan mampu meningkatkan partisipasi aktif, kemampuan komunikasi sosial, dan motivasi belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sosial budaya lokal terbukti efektif dalam mendukung penguatan pendidikan karakter peserta didik pada wilayah kepulauan.
Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Geografi Berbasis Kehidupan Masyarakat Kepulauan di SMA 10 Ambon Merti Seska Rosely; Yandri Tuarissa
Jurnal Pengabdian Arumbai Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arumbai.vol4.iss1.pp173-191

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pendidikan karakter siswa melalui pembelajaran geografi berbasis kehidupan masyarakat kepulauan di SMA Negeri 10 Ambon. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, observasi lingkungan sosial, dan pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal masyarakat pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap nilai gotong royong, kepedulian sosial, kerja sama, serta kesadaran menjaga lingkungan dan budaya lokal masyarakat Maluku. Selain itu, pembelajaran berbasis kehidupan masyarakat kepulauan mampu meningkatkan partisipasi aktif, kemampuan komunikasi sosial, dan motivasi belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sosial budaya lokal terbukti efektif dalam mendukung penguatan pendidikan karakter peserta didik pada wilayah kepulauan.