Yuli Astuti
Akademik Kuliner Monas Pasifik Surabaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Kesukaan Cookies dengan Daun Torbangun Menggunakan Tepung Low Gluten Yuli Astuti; Alifah Nabil
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i12.2913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesukaan konsumen terhadap cookies yang diformulasikan dengan daun torbangun menggunakan tepung low gluten melalui uji organoleptik (sensoris). Penilaian dilakukan terhadap karakteristik sensoris meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cookies dengan tambahan daun torbangun memiliki tingkat kesukaan yang cukup baik, terutama pada aspek warna dan aroma yang khas. Namun, pada aspek rasa, respons panelis beragam karena adanya sedikit rasa herbal dari daun torbangun. Dari segi tekstur, penggunaan tepung low gluten menghasilkan cookies yang lebih renyah dibandingkan dengan cookies berbasis tepung terigu, meskipun beberapa panelis menilai bahwa kerapuhan teksturnya masih dapat ditingkatkan. Secara keseluruhan, cookies berbasis tepung low gluten dengan daun torbangun berpotensi menjadi camilan sehat alternatif, terutama bagi individu yang membutuhkan asupan rendah gluten. Meskipun demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menyempurnakan formulasi guna meningkatkan preferensi konsumen, termasuk optimasi proporsi daun torbangun serta kombinasi tepung low gluten yang lebih sesuai.
Kreasi Burger Dengan Patty Berbahan Dasar Tempe dan Oatmeal Yuli Astuti; Eleazar Yeira Virginia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.2917

Abstract

Konsumsi makanan cepat saji yang tinggi, terutama burger konvensional berbasis daging, telah memicu kekhawatiran akan dampak negatifnya terhadap kesehatan. Hal ini mendorong perlunya inovasi pangan alternatif yang lebih sehat, salah satunya melalui pemanfaatan protein nabati seperti tempe dan oatmeal. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi penerimaan konsumen terhadap kreasi burger dengan patty berbahan dasar tempe dan oatmeal sebagai alternatif sehat untuk burger konvensional. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan kuantitatif melalui survei. Metode survei dan kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data dari 29 responden yang dipilih secara purposive, dengan fokus pada aspek tekstur, rasa, dan kualitas organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian positif, di mana 96,5% setuju hingga sangat setuju bahwa patty sayuran ini layak menjadi alternatif yang sehat. Tekstur patty yang lembut namun terstruktur dan rasa unik yang dihasilkan dari kombinasi tempe dan oatmeal berhasil memenuhi harapan konsumen tanpa mengorbankan rasa burger tradisional. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa patty sayuran memiliki potensi tinggi untuk diterima dari segi preferensi kesehatan dan rasa, karena kandungan protein dan serat nabati yang memberikan manfaat fungsional. Implikasi dari penelitian ini adalah terbukanya peluang pengembangan produk pangan fungsional berbasis bahan lokal yang dapat bersaing di pasar makanan sehat, serta mendorong gaya hidup konsumsi yang lebih berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar penelitian lebih lanjut tentang formulasi produk, inovasi, dan umur simpan.