This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dunia Kesmas
Yuniarti Yuniarti
Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pekalongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Program PMT dalam Penurunan Stunting Berdasarkan Teori Merilee S. Grindle di Puskesmas Kebondalem Amelia Mutiafani; Yuniarti Yuniarti; Teguh Irawan
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.27239

Abstract

Abstrak: Implementasi Program PMT dalam Penurunan Stunting Berdasarkan Teori Merilee S. Grindle di Puskesmas Kebondalem.Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya pemerintah untuk menurunkan prevalensi stunting adalah melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Pemberian Makanan Tambahan dalam upaya penurunan stunting di Puskesmas Kebondalem berdasarkan teori implementasi kebijakan Merilee S. Grindle. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian terdiri atas petugas gizi, bidan desa, kader posyandu, dan ibu balita penerima Program Pemberian Makanan Tambahan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Pemberian Makanan Tambahan telah berjalan sesuai sasaran berdasarkan hasil pengukuran status gizi balita, didukung oleh ketersediaan sumber daya, koordinasi antar pelaksana, serta partisipasi masyarakat yang cukup baik. Program memberikan manfaat dalam membantu pemenuhan kebutuhan gizi dan mendukung perbaikan status gizi balita. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kondisi sosial ekonomi keluarga dan perbedaan pola konsumsi makanan tambahan pada setiap balita. Disimpulkan bahwa implementasi Program Pemberian Makanan Tambahan di Puskesmas Kebondalem telah berjalan cukup baik sesuai indikator teori Merilee S. Grindle, namun masih diperlukan penguatan edukasi keluarga dan pemantauan pelaksanaan program agar tujuan penurunan stunting dapat dicapai secara lebih optimal. Kata Kunci : Implementasi, PMT, Stunting, Merilee S. Grindle, Puskesmas.