p-Index From 2021 - 2026
0.835
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dunia Kesmas
Lensoni Lensoni
Universitas Malahayati

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektivitas Penurunan Kadar Besi (Fe) pada Sumur Gali dengan Metode Filtrasi Erna Safitri; Samino Samino; Khoidar Amirus; Lensoni Lensoni; Ambia Nurdin
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i3.17560

Abstract

Kebutuhan akan air bersih adalah hak setiap makhluk hidup, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi standar kualitas air yang tersedia dan memahami tantangan yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah tersebut. Metode pengumpulan data meliputi observasi langsung dan analisis baku mutu air. Hasil awal menunjukkan bahwa kualitas air dari sumur gali masih menjadi perhatian utama, dengan potensi risiko terhadap kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian adalah diketahui efektivitas metode  filtrasi dengan waktu pengambilan sampel air pada menit 1, menit ke 5 dan menit ke 10  dalam menurunkan kadar besi (Fe) air tanah. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian berupa pretes-postest with control group. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh air sumur yang terdapat di Gampong Anoi Itam Kota Sabang. Berdasarkan uji statistik diketahui bahwa nilai p-value 0,05 yang artinya terdapat pengaruh sesudah di berikan perlakuan filtrasi dalam menurunkan kadar besi (Fe) air sumur gali. Diharapkan metode aerasi dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pengolahan air untuk menurunkan kadar besi (Fe).
Faktor yang Berhubungan dengan Resiko Kecelakaan Kerja pada Pekerja Kontruksi Bangunan di Universitas Abulyatama Muslim Amin; Samino Samino; Khoidar Amirus; Lensoni Lensoni; Ambia Nurdin
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i3.17563

Abstract

Masalah keselamatan dan kesehatan kerja (k3) secara umum di indonesia masih sering terabaikan angka kecelakaan kerja berdasarkan data BPJS ketenagakerjaan, terdapat 123.000 kasus kecelakaan kerja di tahun 2017 dan 157.313 kasus kecelakaan kerja dan angka ini terus naik setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang resiko kecelakaan karena tidak mengunakan alat pelindung diri (APD) pada pekerja bangunan Universitas Abulyatama. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey analitik dengan metode cross sectional, pengambilan data menggunalkan kuesioner dengan jumlah sampel enam puluh tiga sampel. Variable yang paling dominan pada penelitian ini yaitu variable ketersediaan APD hasil ini didapatkan setelah melakukan tahap seleksi akhir pada anasisi multivariat dikarenakan hanya terdapat dua variable saja. Pada tahap seleksi akhir ini didapatkan hasil variable ketersedian APD dengan nilai p-value 0,005 dan nilai Odd Ratio 15.160 Artinya variable ketersediaan APD merupakan variable dominan dengan besaran resiko 15 kali   lebih besar ketidak sediaan APD itu dapat menyebabkan resiko kecelakaan kerja. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan guna mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kecelakaan kerja di industri konstruksi, serta untuk mengembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif.
Metode Deteksi Stunting secara Otomatis pada Balita 0-24 Bulan dengan Menggunakan Metode Antropometri Berbasis Arduino Noeroel Arham; Samino Samino; Khoidar Amirus; Lensoni Lensoni; Ambia Nurdin
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.17561

Abstract

Stunting merupakan keadaan status gizi dinilai dengan berdasarkan indeks panjang badan menurut umur (PB/U) atau tinggi badan menurut umur (TB/U) dengan z-score -2 SD. Tujuan penelitian ini untuk mempermudah dan mempercepat dalam melaksanakan pengukuran Stunting sesuai berdasarkan dengan standar antropometri penilaian status gizi anak dengan menggunakan Automatic Stunting Meter. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi analitik eksperimen diperlakukan dengan cara Quasi experiment dan pengembangan atau lebih dikenal dengan Research and Development (RD). Populasi balita umurnya 0 bulan sampai umur 24 bulan di wilayah Puskesmas Gampong Cot Ba’u Kecamatan Sukajaya Kota Sabang berjumlah 125 balita yang diambil merupakan anak balita berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Dari hasil pengukuran antara manual dan otomatis dengan alat automatic stunting meter ada perbedaan secara signifikan durasi diantara 2 kelompok tersebut, rata-rata durasi pengukuran manual dengan waktu 62,69 detik sedangkan rata-rata durasi pengukuran otomatis dengan waktu 22,55 detik. Sedangkan pengukuran rata-rata status gizi pada balita presentase keberhasilan adalah 99,94 % dan terjadinya presentase error sebesar 0,05 %. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa sistem alat ukur stunting otomatis dengan metode antropometri berbasis arduino  serta konektivitas antara perangkat lunak dengan perangkat keras dapat bekerja dengan baik serta durasi pengukuran lebih sedikit dibandingkan dengan manual.
Evaluasi Penerapan Sistem Keselamatan Gedung C Universitas Abulyatama Aceh Mansura Feby Amanda; Samino Samino; Khoidar Amirus; Lensoni Lensoni; Ambia Nurdin
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.17564

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek yang tidak dapat diabaikan dalam setiap lingkungan kerja, termasuk di dalam gedung-gedung perkantoran, komersial, maupun industri. Penerapan sistem keselamatan pada peralatan K3 menjadi landasan utama dalam menjaga kondisi kerja yang aman dan produktif bagi semua penghuni Gedung. Tujuan Penelitian untuk mengetahui bagaimana evaluasi penerapan system keselamatan Gedung c universitas abulyatama aceh Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan penilaian terhadap evaluasi penerapan siitem keselamatan gedung C Universitas Aulyatama Aceh, Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 6 orang narasumber. implementasi sistem keselamatan di Gedung Abulyatama Aceh belum sepenuhnya memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, ditemukan sejumlah kekurangan signifikan dalam berbagai aspek keselamatan, termasuk penempatan dan ketersediaan peralatan keselamatan, serta prosedur tanggap darurat, tetapi sekarang dari pihak Universitas Abulyatama sedang melakukan perbaikan dari berbagai aspek terhadap perlatan tersebut.
Determinan Terjadinya Stunting pada Anak Usia 0-24 Bulan di Kabupaten Aceh Besar Futry Maysura; Samino Samino; Khoidar Amirus; Lensoni Lensoni; Ambia Nurdin
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.17562

Abstract

Menurut data UNICEF 2020, prevalensi global stunting pada anak kecil pada tahun 2019 menunjukkan bahwa sekitar 21,3% atau 144 juta anak di bawah usia lima tahun masih stunting, Menurut data yang terdapat di Dinas Kesehatan jumlah angka stunting itu sangat tinggi. Pada tahun 2019 22,4%, tahun 2020 (16,7%), tahun 2021 (14,1%), tahun 2022 (17,9%) dan 2023 (15,3%). Tujuan Penelitian untuk mengetahui apa Saja Determinan Terjadinya Stunting Pada Anak  Usia  0-24 Bulan Di Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain potong lintang (Cross Sectional Study), Jumlah sampel yang digunakan adalah 384 responden dengan pengukuran sampel menggunakan rumus lameslow. Hasil Dari Kesimpulan ini adalah Berdasarkan pada table akhir yang menjadi variable dominan yang berhubungan dengan kejadian stunting terdapat pada variable ketahanan pangan dengan nilai Or 1.668 artinya ketahanan pangan beresiko 1.668 lebih besar untuk kejadian stunting. untuk variable penyakit infeksi dan pengetahuan orang tua menjadi variable convonding karna nilai P-Value 0.05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kesimpulan dari penelitian ini adalah Untuk penelitian ini terdapat 7 variabel yang semua yang signifikan nilai P-value 0, nilai α 0,05.