Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

From Custom to Management: Cikondang Leadership and Decision-Making Patterns Nazma Aulia Surrahman; Muhammad Raffa El Hilaby; Sulthan Farid Hariz; Melindha Cah Yani Putri Dwi Yanto; Muhammad Daffa Apriliansyah
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 9 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i9.3481

Abstract

This research is grounded in the expanding crisis of leadership in modern organizations, characterized by rigid bureaucracy and impersonal managerial approaches. Conversely, indigenous communities such as Cikondang in Bandung Regency have for centuries practiced sustainable collective leadership and consensus-based decision-making systems. The gap between these two realities raises fundamental questions about how local wisdom can contribute to contemporary leadership thought. This study examines the transformation of leadership patterns and decision-making mechanisms in the Cikondang indigenous community and their relevance to modern management practices. The Cikondang community is known for its leadership structure based on customary values, deliberation, and local wisdom passed down through generations. Through a qualitative approach involving literature review and document analysis, this study demonstrates that Cikondang indigenous leadership is characterized by collectivity, moral legitimacy, and an orientation toward social harmony. These patterns are then compared with contemporary management principles, particularly in the areas of participatory leadership, conflict management, and consensus-based decision-making. The results reveal that Cikondang's indigenous values align with modern management concepts emphasizing collaboration, effective communication, and the strengthening of organizational values. Furthermore, these findings are critically linked to major theories such as Participatory Leadership and Ethical Leadership, as well as sustainable development studies. Therefore, integrating local values into management can provide a more humanistic, adaptive, and sustainable leadership model, while offering an alternative framework for community governance in the modern era.
Implementasi Nilai-Nilai Akhlak Islam Pada Mahasiswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Nazma Aulia Surrahman; Vanesta Ayu Handa Rizki; Sultan Farid Hariz; Muhammad Daffa Apriliansyah; Hilda Olifia Megaswara
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i10.3523

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian dan karakter mahasiswa, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai akhlak Islam. Akhlak merupakan inti dari ajaran Islam yang berfungsi sebagai pedoman perilaku manusia dalam kehidupan individu maupun sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep akhlak dalam Islam serta peran Pendidikan Agama Islam dalam menginternalisasikan nilai-nilai akhlak Islam pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah Al-Qur’an, Hadis, buku-buku Pendidikan Agama Islam, serta jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai akhlak Islam dapat dilakukan secara efektif melalui pembelajaran PAI yang integratif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Temuan penelitian ini mengimplikasikan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam membentuk mahasiswa yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan beretika dalam kehidupan akademik maupun sosial. Implikasi praktis dari temuan ini adalah perlunya pengembangan strategi pembelajaran PAI yang lebih aplikatif dan kontekstual di lingkungan perguruan tinggi, sementara implikasi teoritisnya adalah pengayaan literatur pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam dalam konteks pendidikan tinggi.