Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan E-Lkm Berbasis Inquiry Learning Berorientasi Pada Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Kuliah Teori Bilangan Ummu Habibah Siregar; Stiven Widjaja; Ismi Novitasari Sinaga
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v4i4.758

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa, khususnya calon guru matematika. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis mahasiswa masih rendah, terutama dalam menentukan strategi pemecahan masalah. Salah satu upaya untuk meningkatkannya adalah melalui penerapan model pembelajaran yang tepat serta pengembangan perangkat pembelajaran inovatif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-LKM berbasis inquiry learning yang berorientasi pada kemampuan berpikir kritis pada mata kuliah Teori Bilangan di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), serta menguji kelayakannya dari aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. E-LKM dikembangkan menggunakan Flip PDF Professional, PowerPoint, dan Canva. Uji validitas dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, kepraktisan diukur melalui angket respon mahasiswa pada kelompok kecil dan besar, sedangkan keefektifan ditinjau dari respon mahasiswa dan hasil posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKM yang dikembangkan valid berdasarkan penilaian para ahli, praktis berdasarkan respon mahasiswa dengan skor tertinggi pada aspek kemudahan penggunaan, serta efektif dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 100%, di mana seluruh mahasiswa memperoleh nilai di atas C+. Dengan demikian, E-LKM berbasis inquiry learning berorientasi pada kemampuan berpikir kritis dinyatakan valid, praktis, dan efektif serta layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran inovatif di perguruan tinggi. Critical thinking skills are essential competencies for university students, particularly prospective mathematics teachers. However, previous studies indicate that students’ critical thinking abilities remain low, especially in determining appropriate problem-solving strategies. One way to improve these skills is through the implementation of appropriate learning models and the development of innovative learning materials. This study aims to develop an inquiry learning-based electronic student worksheet (E-LKM) oriented toward critical thinking skills in the Number Theory course at Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) and to examine its feasibility in terms of validity, practicality, and effectiveness. This research employed a development method using the ADDIE model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The E-LKM was developed using Flip PDF Professional, PowerPoint, and Canva. Validity was evaluated by media and material experts, practicality was measured through student response questionnaires in small and large groups, and effectiveness was assessed through student responses and posttest results. The findings indicate that the developed E-LKM is valid based on expert judgment, practical according to student responses with the highest score on ease of use, and effective with a 100% learning mastery rate, where all students achieved grades above C+. Therefore, the inquiry learning-based E-LKM oriented toward critical thinking skills is valid, practical, and effective for use as an innovative learning tool in higher education.
Program Edukasi Kewirausahaan, Teknologi Informasi, Bahasa Inggris, Serta Leadership & Team Work di Panti Lazarus Anak Indonesia Stiven Widjaja; Ummu Habibah Siregar; Ismi Novitasari Sinaga; Margareth Fransisca `Sinaga; Intan Kemala Sari Ns
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v5i1.2137

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan penguatan karakter. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2026 di Panti Lazarus Anak Indonesia, Kota Medan, melibatkan BEM, mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, dan donatur Institut Teknologi dan Bisnis Carnegie. Program diikuti oleh 30 anak panti dari berbagai jenjang pendidikan serta 5 pengasuh. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan, perencanaan, penyampaian materi interaktif, praktik langsung, permainan edukatif, dan evaluasi. Materi mencakup kewirausahaan melalui praktik pembuatan dan penjualan donat, pelatihan desain digital menggunakan Canva, pembelajaran Bahasa Inggris dasar, serta pengembangan leadership dan teamwork. Kegiatan juga disertai penyerahan donasi bagi panti. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai kewirausahaan, teknologi digital, komunikasi dasar Bahasa Inggris, dan kerja sama tim, sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan memperkuat kepedulian sosial melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.   Community Service is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education aimed at improving community well-being through the application of knowledge, technology, and character development. The program was conducted on June 20, 2026, at Lazarus Anak Indonesia Orphanage in Medan, involving the Student Executive Board (BEM), students, lecturers, administrative staff, and donors from Carnegie Institute of Technology and Business. The activity benefited 30 orphanage children from various educational levels, accompanied by five caregivers. The implementation included needs assessment, program planning, interactive learning sessions, hands-on practice, educational games, and evaluation. The program covered entrepreneurship through donut production and sales, digital design training using Canva, basic English learning, and leadership and teamwork development. Donations were also provided to support the orphanage’s needs. The results demonstrated increased participants’ understanding of entrepreneurship, digital technology, basic English communication, and teamwork skills, while providing students with practical experience in applying academic knowledge and strengthening social responsibility through the implementation of the Tri Dharma of Higher Education.