Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembentukan Karakter Melalui PAK Untuk Mengatasi Penyimpangan Perilaku Siswa Kristen di Sekolah Dasar Arlin Natalia; Yuli Kristyowati
Anoteros: Jurnal Teologi Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66511/anoterosjt.v2i2.31

Abstract

This study aims to understand the concept of character formation through Christian religious education, identify forms of deviant behavior of Christian students, and analyze the application of Christian religious education in overcoming deviations in the character of students. Based on the problems that occur, the research method used is a descriptive qualitative method to describe the events and behaviors of students in detail. Data were collected by observation, interviews with Christian religious education teachers, and students. The results of this study show that behavioral deviations that occur in Christian students include lying, fighting with friends, disobedience, making a fuss in class, and using rude and unkind words. These behavioral deviations are caused by internal factors (factors from within the student) and external factors (factors from outside). The application of Christian religious education in overcoming deviations in student behavior is carried out through the cultivation of discipline, good manners, responsibility, honesty, and love based on Christian teachings. This study recommends further emphasis on Christian religious education teachers and school principals to further emphasize the application of character values to each individual student, and this research is expected to be useful for every reader, especially in understanding the formation and deviation of students' character and how the application of Christian religious education in overcoming character deviations that occur in students.   Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep pembentukan karakter melalui pendidikan agama Kristen, mengidentifikasi bentuk-bentuk penyimpangan perilaku siswa Kristen, dan menganalisis penerapan pendidikan agama Kristendalam mengatasi penyimpangan karakter siswa. Berdasarkan permasalahan yang terjadi, metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan peristiwa dan perilaku siswa secara rinci. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dengan guru pendidikan pendidikan agama Kristen, dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyimpangan perilaku yang terjadi pada siswa Kristen meliputi berbohong, berkelahi dengan teman, membangkang, ribut di dalam kelas, serta menggunakan kata-kata kasar dan tidak baik. Penyimpangan perilaku tersebut disebabkan oleh faktor internal (faktor dari dalam diri siswa) dan faktor eksternal (faktor dari luar). Penerapan pendidikan agama Kristendalam mengatasi penyimpangan perilaku siswa dilakukan melalui penanaman kedisiplinan, sopan santun, tanggung jawab, kejujuran, dan kasih berdasarkan ajaran Kristen. Penelitian ini merekomendasikan penekanan lebih lanjut pada guru pendidikan agama Kristen dan kepala sekolah untuk lebih menekankan penerapan nilai-nilai karakter kepada setiap individu siswa, serta penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi setiap pembaca, khususnya dalam memahami pembentukan dan penyimpangan karakter siswa serta bagaimana penerapan pendidikan agama Kristendalam mengatasi penyimpangan karakter yang terjadi pada siswa.
Pembelajaran Variatif Untuk Pembelajaran Yang Menyenangkan Di Sekolah Dasar Negeri 04 Pandan Larastri Wulandari; Yuli Kristyowati
Anoteros: Jurnal Teologi Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66511/anoterosjt.v3i2.80

Abstract

This research is motivated by problems in the learning process that tend to be monotonous and less engaging for students, leading to low learning motivation and suboptimal learning outcomes. This condition highlights the need for teachers to design more varied learning experiences to create a pleasant learning atmosphere for students. The objectives of this study are: First, to understand what is meant by varied learning. Second, to understand what is meant by enjoyable learning. Third, to understand how to design enjoyable, varied learning experiences, especially at Pandan 04 Public Elementary School. The method used in this study is a qualitative research method with a descriptive approach. Data collection was carried out through in-depth interviews, observation, and documentation. The search engine used in searching for literature was Google Scholar. The results of this study indicate that the application of varied learning methods, such as educational games, group projects, and visual media, increases student enthusiasm.   Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam proses pembelajaran yang cenderung monoton dan kurang menarik bagi siswa, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi belajar dan hasil belajar yang belum optimal. Kondisi ini menyoroti guru untuk mendesain pembelajaran yang lebih variatif agar dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah, pertama, untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan pembelajaran variatif; kedua, untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan pembelajaran yang menyenangkan; dan ketiga, untuk mengetahui bagaimana mendesain pembelajaran variatif yang menyenangkan khususnya di Sekolah Dasar Negeri 04 Pandan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Mesin penelusuran  yang digunakan  dalam mencari literatur-literatur yaitu Google Scholar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran variatif, seperti permainan edukatif, proyek kelompok, dan media visual, meningkatkan antusiasme siswa.