Margareta Maria Sintorini
Environmental Engineering Study Program, Trisakti University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Intervensi Perbaikan Sanitasi untuk Mencegah Diare pada Balita Margareta Maria Sintorini; Gracia Victoria Souisa; Elfira Christin Fika
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1669

Abstract

Dampak pembangunan terhadap keberadaan dan fungsi daerah resapan sangat besar, karena mempengaruhi pula ketersediaan sumber air bersih yang dikonsumsi warga terutama di wilayah pedesaan dengan keterbatasan akses ekonomi. Akses terhadap air bersih dan sanitasi diakui sebagai hak asasi manusia mendasar dan merupakan inti dari tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 6, yaitu memastikan akses universal dan adil pada tahun 2030. Penyakit Diare di Indonesia masih menjadi penyebab utama kematian dan penyakit perut terutama pada anak-anak di wilayah berpenghasilan rendah. Di wilayah dengan karakteristik seperti ini, peningkatan kualitas air berbasis sumber mencakup penyediaan air tanah terlindungi meliputi mata air, sumur, dan lubang bor, air hujan yang dipanen sebagai alternatif sumber air permukaan selain sungai dan danau. Tujuan studi ini adalah mengetahui adanya hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita usia 12 – 36 bulan di Desa Gebang Harjo Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri. Metode menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi studi di Desa Gebangharjo Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri Propinsi Jawa Tengah.  Pengambilan data dilakukan pada Maret – April 2025, dilanjutkan dengan analisis data. Hasil pengamatan menunjukkan jika kondisi jamban buruk, kondisi air bersih tidak sehat, pengelolaan sampah buruk dan pengelolaan air limbah buruk maka kemungkinan anak-anak terkena diare lebih dari 70 %.