p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Kesehatan
Sri Nyumirah
Program Studi Ilmu Keperawatan, Institut Kesehatan Hermina

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fear of Missing Out (FoMO) sebagai Faktor Resiko Problematic Smartphone Use pada Remaja, Dewasa Muda, dan Mahasiswa: Literature Review Della May Hintanori; Sri Nyumirah
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1834

Abstract

Peningkatan penggunaan smartphone pada remaja dan dewasa muda berpotensi menimbulkan problematic smartphone use (PSU) yang berdampak pada kesehatan mental. Salah satu faktor psikologis yang berperan adalah Fear of Missing Out (FoMO), yaitu kecemasan saat individu merasa tertinggal dari pengalaman sosial orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran FoMO sebagai faktor risiko terhadap PSU. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan pendekatan PRISMA terhadap artikel tahun 2021–2026 yang diperoleh dari PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar. Dari 2.074 artikel, diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan hubungan positif yang signifikan antara FoMO dan PSU, termasuk perilaku yang diidentifikasi sebagai smartphone addiction. Individu dengan tingkat FoMO tinggi cenderung memiliki risiko lebih besar mengalami penggunaan smartphone secara berlebihan. Selain itu, FoMO juga berperan sebagai mediator yang menghubungkan kecemasan, self-esteem, dan mindfulness dengan PSU. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa FoMO berkontribusi terhadap meningkatnya risiko PSU pada remaja dan dewasa muda.
Hubungan Kecanduan Game Online dengan Kestabilan Emosional pada Anak Remaja: Literature Review Salsah Nisriina Fadzri; Sri Nyumirah
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1855

Abstract

Remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis sosial, dan emosional yang berlangsung cepat sehingga remaja rentan mengalami perubahan emosi dan kesulitan dalam mengendalikan perasaan. Perkembangan teklologi digital juga memengaruhi aktivitas remaja, salah satunya melalui penggunaan game online yang banyak diminati karena memberikan hiburan, ketenangan, serta interksi sosial. Game online yang tidak terkontrol dapat menimbulkan kecanduan dan dampak pada emosional pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kecanduan bermain game online dengan kestabilan emosional pada remaja melalui metode literature review. Pencarian literatur dilakukan pada beberapa database seperti Google Scholar, PubMed, ScieneDirect, Frontiers, BMC, JMIR, dan IJERPH dengan rentang tahun 2020-2025. Berdasarkan proses seleksi diperoleh 10 artikel penelitian yang dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecanduan game online berhubungan dengan ketidakstabilan emosional pada remaja, seperti mudah marah, stres, dan kesulitan mengontrol emosi. Semakin tinggi tingkat kecanduan game online, maka semakin rendah kestabilan emosional remaja.