Cloud Computing adalah teknologi yang memungkinkan pengguna menyimpan dan mengakses data melalui internet. Teknologi ini semakin populer karena lebih hemat biaya dan fleksibel. Ada tiga jenis layanan utama dalam cloud, yaitu IaaS (Infrastructure as a Service), PaaS (Platform as a Service), dan SaaS (Software as a Service). Banyak orang masih bingung membedakan ketiganya dan khawatir tentang keamanan data di cloud. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan antara ketiga model layanan tersebut dan bagaimana cara keamanan data dijaga di masing-masing model. Penelitian dilakukan dengan meninjau berbagai sumber seperti artikel jurnal, laporan teknis, dan keamanan siber.. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan utama ketiga model terletak pada tingkat kendali dan tanggung jawab keamanan. Pada IaaS, pengguna menyewa infrastruktur dasar seperti server dan jaringan, lalu bertanggung jawab atas keamanan sistem operasi, aplikasi, dan data mereka sendiri. Pada PaaS, penyedia layanan sudah mengelola platform seperti sistem operasi dan database, sehingga pengguna hanya perlu menjaga keamanan aplikasi dan data yang mereka buat. Sedangkan pada SaaS, semua hal teknis dan keamanan dikelola oleh penyedia layanan, sementara pengguna hanya mengatur siapa yang boleh mengakses dan menjaga data yang dimasukkan. Penelitian ini tidak melakukan uji keamanan langsung, melainkan menganalisis konsep dan pembagian tanggung jawab antara penyedia dan pengguna. Kesimpulannya, tidak ada model layanan yang paling aman secara mutlak. Keamanan data di cloud tergantung pada seberapa baik pengguna memahami model layanan yang digunakan dan seberapa jelas pembagian tanggung jawab keamanan antara pengguna dan penyedia layanan.