Nadia Revadiera Meiya Viaviola
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Kampanye Digital Media Sosial BNN Kota Surabaya dalam Mensosialisasikan Bahaya Narkoba Nadia Revadiera Meiya Viaviola
Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Insanta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4 Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LPP ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/insanta.v4i1.209

Abstract

Penyalahgunaan zat adiktif menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan memerlukan strategi pencegahan yang inovatif. Di era digital saat ini, media sosial berperan penting sebagai sarana kampanye antinarkoba yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi kampanye digital yang diterapkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya remaja, terhadap bahaya narkoba. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi terhadap akun media sosial resmi BNN, dokumentasi, serta kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BNN Kota Surabaya memanfaatkan berbagai platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook untuk menjangkau khalayak muda melalui konten edukatif yang menarik, termasuk video singkat, infografis, kampanye tematik, penggunaan tagar populer, dan kolaborasi dengan influencer. Penggunaan bahasa yang sederhana serta visual yang menarik terbukti meningkatkan efektivitas pesan kampanye. Namun, penelitian ini juga menemukan kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia dan perubahan algoritma media sosial yang dinamis. Secara keseluruhan, strategi kampanye digital BNN Kota Surabaya dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran publik akan bahaya narkoba, dengan catatan perlunya evaluasi dan inovasi berkelanjutan agar pesan yang disampaikan tetap relevan dengan perkembangan tren digital.