Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Faktor Eksposi dengan Ketebalan Objek pada Pemeriksaan Foto Thorax Terhadap Gambaran Radiografi Ayu Wita Sari; Enggel Fransiska
Journal of Health (JoH) Vol 5 No 1 (2018): Journal of Health - Januari 2018
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.541 KB) | DOI: 10.30590/vol5-no1-p17-21

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang hubungan faktor exspos dengan ketebalan objek pada pemeriksaan foto thorax terhadap hasil gambaran radiografi menggunakan pesawat sinar-X. Pemberian faktor ekspos yang tidak sesuai dapat menyebabkan radiograf tidak dapat memberikan informasi secara optimal, faktor ekspos yang terlalu tinggi dapat menyebabkan hasil radiografi hitam (gelap) begitu juga pemberian faktor ekspos yang terlalu rendah akan mengakibatkan hasil menjadi putih (terang). Perbedaan pemberian faktor ekspos pada setiap pengambilan foto radiografi dipengaruhi oleh ketebalan yang dimiliki tiap objek. Semakin tebal objek yang akan difoto maka faktor ekspos yang digunakan akan semakin tinggi. Untuk mendapatkan hasil radiografi yang bagus diperlukan faktor ekspos yang tepat sehingga dapat membantu dalam mendiagnosa untuk tahap selanjutnya. Dari hasil pengamatan di lapangan didapatkan nilai untuk faktor eksposipada ketebalan objek 14cm; kV:47, mAs:7,1, t:35 ,16cm; kV:48, mAs:8, t:39 ,18cm; kV:49, mAs:9, t:45.
IMAGING OF 3-D SEISMIC TOMOGRAPHY FOR INTERNAL STRUCTURE UNDER THE MOUNTAIN MERAPI USING THE LOTOS-10 SOFTWARE Ayu Wita Sari; Gede Bayu Suparta
Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 3 No 2 (2018): SPEKTRA: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Volume 3 Issue 2, August 2018
Publisher : Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1309.821 KB) | DOI: 10.21009/SPEKTRA.032.05

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian pencitraan tomografi seismik 3D untuk stuktur internal di bawah Gunung Merapi dengan empat stasiun pencatat gempa dan gempa vulkanik sebagai sumber sinar gelombang. Penelitian ini menggunakan perangkat LOTOS-10 (Local Tomography Software 10) untuk inversi tomografi seismik 3D. Karakteristik medium bawah Gunung Merapi dapat digambarkan oleh parameter fisis seperti kecepatan gelombang primer dan sekunder. Hasil pengolahan data seismograf menunjukkan metoda tomografi seismik dapat mengungkap struktur bawah permukaan Gunung Merapi melalui distribusi anomali deviasi kecepatan dan Vp/Vs ratio. Kualitas citra yang dihasilkan dengan menggunakan gelombang primer lebih jelas resolusinya dan waktu yang digunakan lebih efesien, sehingga dapat digunakan sebagai informasi mitigasi bencana sebelum gempa erupsi terjadi. Daerah anomali negatif yang diperoleh terletak di bawah puncak Gunung Merapi pada kedalaman 3 - 5 km mempunyai karakter fisis yaitu zona lemah, kurang kompak, panas dan heterogen. Daerah anomali tersebut dapat diinterpretasikan sebagai keberadaan zona materi panas yang berasosiasi dengan sisa dapur magma dangkal. Kata-kata kunci: Gunung api Merapi, sifat fisis, tomografi seismic, lotos-10. Abstract 3D seismic tomography imaging research conducted for internal structures under Merapi Volcano with four earthquake recording and volcanic earthquake stations as a source of wave rays. This study used LOTOS-10 (Local Tomography Software 10) for 3D seismic tomography inversion. Characteristics of the medium under Merapi Volcano described by physical parameters such as primary and secondary wave velocities. The result of seismograph data processing shows seismic tomography method can reveal the subsurface structure of the Merapi Volcano through the distribution of deviation anomaly speed and Vp / Vs ratio. Image quality generated by using primary wave more clearly the resolution and time used more efficient, so that can be used as disaster mitigation information before earthquake eruption happened. The negative anomaly area obtained under the peak of Merapi Volcano at a depth of 3 - 5 km has the physical characteristics of weak, less compact, hot and heterogeneous zones. The anomalous region can interpret as the existence of a zone of heat material associated with the rest of the shallow magma kitchen. Keywords: Mount of Merapi, physical character, Seismic of Tomography, lotos-10.