Ziyadul Haq
Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Al-Qur'an dan Penanggulangan Perilaku Seksual Menyimpang: Analisis Perspektif Tafsīr al-Maqaṣidī Abdul Mustaqim Supardi Supardi; Ade Naelul Huda; Ziyadul Haq
Al-Shamela : Journal of Quranic and Hadith Studies Vol. 4 No. 1 (2026): Al-Shamela : Journal of Quranic and Hadith Studies
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/alshamela.v4i1.1873

Abstract

Fenomena meningkatnya perilaku seksual menyimpang pada anak dan remaja di era digital menuntut adanya pendekatan pendidikan seksualitas yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga kontekstual dan berorientasi pada perlindungan fitrah manusia. Dalam konteks pendidikan Islam, pendekatan yang digunakan selama ini cenderung berfokus pada aspek hukum dan moral, sementara dimensi tujuan-tujuan Al-Qur’an (maqāṣid) belum banyak dimanfaatkan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an tentang naluri seksual dan perilaku seksual menyimpang dalam Tafsir al-Maqāṣidī Abdul Mustaqim serta menelaah implikasinya bagi pengembangan pendidikan seksualitas berbasis Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode kajian pustaka (library research) dengan teknik analisis tafsir tematik (tafsīr al-maudū‘ī) berbasis maqāṣidī. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan tafsir maqāṣidī menempatkan persoalan seksualitas dalam kerangka penjagaan fitrah manusia, khususnya melalui perlindungan jiwa, kehormatan, dan keturunan. Selain itu, ditemukan bahwa pendidikan seksualitas berbasis Islam perlu diberikan secara bertahap sesuai perkembangan usia anak dan berorientasi pada pembentukan akhlak serta pencegahan perilaku seksual menyimpang. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa tafsir maqāṣidī dapat dijadikan landasan konseptual dalam pengem-bangan pendidikan seksualitas Islam yang lebih kontekstual serta relevan dengan kebutuhan perlindungan anak dan kebijakan pendidikan Islam kontemporer.