Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Terhadap Penyalahgunaan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) di Kabupaten Sinjai Riska Riska; Nirwati Ningsih; Nurfaikatunnisa Nurfaikatunnisa; Syarda Yana; St.Khadijah Wahid
Abdurrauf Science and Society Vol. 2 No. 2 (2026): Abdurrauf Science and Society
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/asoc.v2i2.532

Abstract

The advancement of information technology and electronic transactions in the digital era has provided various conveniences in people's lives. However, at the same time, it has also given rise to different forms of crime in the field of information and electronic transactions. These crimes include online fraud, data theft, identity misuse, and the dissemination of harmful content, all of which result in material losses and a decline in public trust in digital systems. In Sinjai Regency, the practice of electronic transaction crimes has become increasingly evident through the growing number of online fraud cases, as well as the spread of content that violates legal provisions through social media. This study aims to analyze and understand the phenomenon of the misuse of Information and Electronic Transactions (ITE) occurring in Sinjai Regency. The research method employed is library research with a qualitative approach, utilizing secondary data in the form of books, scientific journals, articles, legislation, and other supporting documents. The findings indicate that information and electronic transaction crimes in Sinjai Regency exhibit diverse characteristics and patterns, thereby requiring active involvement from law enforcement authorities as well as improved digital literacy among the public. Therefore, strengthening regulations, enhancing digital education, and establishing effective coordination among relevant stakeholders are necessary to create a safe and trustworthy digital environment. [Kemajuan teknologi informasi dan transaksi elektronik di era digital telah memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan masyarakat, namun pada saat yang sama juga memunculkan berbagai bentuk kejahatan di bidang informasi dan transaksi elektronik. Bentuk kejahatan tersebut antara lain penipuan berbasis daring, pencurian data, penyalahgunaan identitas, serta penyebaran konten negatif yang berdampak pada kerugian secara materiil dan menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem digital. Di Kabupaten Sinjai, praktik kejahatan transaksi elektronik semakin terlihat melalui maraknya kasus penipuan online, serta penyebaran konten yang melanggar ketentuan hukum melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami fenomena penyalahgunaan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang terjadi di Kabupaten Sinjai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, yang memanfaatkan data sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, artikel, peraturan perundang-undangan, serta dokumen pendukung lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejahatan informasi dan transaksi elektronik di Kabupaten Sinjai memiliki ciri dan pola yang beragam, sehingga menuntut keterlibatan aktif aparat penegak hukum serta peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan edukasi digital, serta koordinasi yang efektif antar pihak terkait guna menciptakan ruang digital yang aman dan dapat dipercaya.]