Nabilla Fitria Cahyaningrum
Midwifery Program, Medical Faculty, Sebelas Maret University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Peningkatan Pengetahuan Ibu Mengenai Kehamilan Risiko Tinggi dengan Program Cerita Bumil Nabilla Fitria Cahyaningrum; Noviyati Rahardjo Putri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24260

Abstract

ABSTRAK Rendahnya pengetahuan ibu hamil dan keterbatasan keterampilan kader mengenai kehamilan risiko tinggi merupakan tantangan signifikan dalam upaya menurunkan morbiditas dan mortalitas maternal di Desa Trosemi. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil serta kader kesehatan dalam mengidentifikasi hingga mengelola kehamilan berisiko tinggi. Metode yang diterapkan adalah sosialisasi dan penyuluhan interaktif yang melibatkan 15 ibu hamil dan 5 kader kesehatan sebagai mitra. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan hasil pre testdan post test untuk mengukur tingkat pengetahuan dan observasi langsung untuk evaluasi keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dari rata rata pre test 64,64% menjadi post test 88,96%. Observasi menunjukkan peningkatan hardskill kader dalam konseling dan softskill ibu dalam mengajukan pertanyaan terkait kehamilan resiko tinggi. Program "Cerita Bumil" di Desa Trosemi berhasil meningkatkan pemahaman ibu hamil dan kader kesehatan mengenai kehamilan risiko tinggi. Kata Kunci: Kehamilan Risiko Tinggi, Edukasi Kesehatan, Ibu Hamil, Kader Kesehatan, Cerita Bumil. ABSTRACT The low knowledge of pregnant women and the limited skills of cadres regarding high-risk pregnancies are significant challenges in efforts to reduce maternal morbidity and mortality in Trosemi Village. To improve the knowledge and skills of pregnant women and health cadres in identifying and managing high-risk pregnancies. The method applied was socialization and interactive counseling involving 15 pregnant women and 5 health cadres as partners. Evaluation is carried out through a comparison of pre-test and post test results to measure the level of knowledge and direct observation for skill evaluation. The results showed an increase in participants' knowledge, from an average pre-test of 64.64% to a post-test of 88.96%. Observations show an increase in the hard skills of cadres in counseling and soft skills of mothers in asking questions related to high-risk pregnancies. The "Cerita Bumil" program in Trosemi Village has succeeded in increasing the understanding of pregnant women and health cadres about high-risk pregnancies. Keywords: Highrisk Pregnancy, Health Education, Pregnant Women, Health Cadres, Cerita Bumil.