Mobius Tanari
Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Jl. Soekarno Hatta No.KM. 9, Palu, Sulawesi Tengah, 94118

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Adding Moringa Leaf Extract to TCG Medium on the Post-Thawing Sperm Quality of Donggala Bull Yohan Rusiyantono; Mohamad Ilyas Mumu; Mobius Tanari; Indriani; Moh Asril Adjis
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i1.2026.30-35

Abstract

This study aimed to evaluate the effect of Moringa (Moringa oleifera) leaf extract (MLE) diluted in Tris-Citric Acid-Glucose (TCG) extender on post-thawing quality of Donggala cattle sperm in. Semen samples were collected from Donggala bulls using an artificial vagina. The semen sample were then pooled and diluted with TCG supplemented with MLE. Three different concentrations of MLE (0 mg/mL, 0.5 mg/mL, 1.0 mg/mL, and 1.5 mg/mL) were tested to evaluate the post thawing motility and viability of Donggala cattle sperm. A standard cryopreservation procedure was used to freeze the semen and storagedin liquid nitrogen container. Sperm motility were valuated under light microscopy while sperm viability was assesed using eosin-nigrosin staining procedures.  The results showed that post-thaw sperm motility and viability were significantly maintained compare to control group following the addition of MLE at 1.0 mg/mL (p < 0.05). The conclusion that moringa leaf extract at a concentration of 1.0 mg/mL in TCG medium provides optimal cryoprotection, improving the post-thaw quality of Donggala bull sperm. This natural additive may serve as a promising supplement in semen extenders to enhance artificial insemination outcomes and genetic conservation efforts.
Hematological Profile of Donggala Cow with Different Body Condition Scores: Profil Hematologis Induk Sapi Donggala Pada Skor Kondisi Tubuh yang Berbeda Mifta Humaira; Yohan Rusiyantono; Amirudin Dg Malewa; Yulius Duma; Mardiah Mangun; Muhamad Ilyas Mumu; Mobius Tanari; Syahrudin Said; Tulus Maulana
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i1.2026.36-45

Abstract

Sapi Donggala adalah sapi lokal asli Sulawesi Tengah. Sapi Donggala memiliki keunggulan lebih dibanding sapi lainnya, di antaranya daya tahan panas yang lebih baik, adaptasi lingkungan dan reproduksi yang baik yaitu tetap dapat bereproduksi meskipun dalam kondisi tubuh yang buruk (skor kondisi tubuh yang rendah). Pemeriksaan hematologis sangat penting untuk dilakukan dalam memantau dan menganalisis kesehatan dari suatu kondisi fisiologi ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi hematologis darah dari induk ternak sapi donggala dengan skor kondisi tubuh yang berbeda. Induk Sapi Donggala yang dijadikan sebagai ternak percobaan adalah induk Sapi Donggala dari peternakan rakyat yang ada di Kabupaten Sigi, Desa Sibalaya. Berdasarkan hasil penelitian status kondisi tubuh (SKT) berpengaruh nyata terhadap parameter hematologis induk sapi Donggala. Induk sapi dengan SKT >2 memiliki jumlah leukosit, eritrosit, hemoglobin, dan hematokrit secara signifikan lebih tinggi dibandingkan induk sapi dengan SKT <2 (P<0,01), serta jumlah trombosit yang berbeda nyata (P<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik status kondisi tubuh, maka semakin optimal pula kesehatan darah dan fungsi fisiologis sapi Donggala, terutama dalam mendukung daya tahan tubuh, kapasitas angkut oksigen, dan potensi koagulasi.