Pitriyani Pitriyani
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Labuhanbatu, Rantauprapat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh kualitas produk, servicescape, citra merek dan harga terhadap kepuasan konsumen pada toko handphone di Rantauprapat Nur Hardi Yanti Hasibuan; Pitriyani Pitriyani; Muhammad Raja Siregar
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.851

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas produk, servicescape, citra merek, dan harga terhadap kepuasan konsumen pada Toko Lucky Ponsel Rantauprapat, baik secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi determinan yang paling dominan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Sampel berjumlah 96 responden yang ditentukan melalui rumus Lemeshow karena jumlah populasi tidak diketahui dan dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berskala Likert lima poin sebanyak 20 item, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda melalui SPSS versi 29 setelah memenuhi uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk (β = 0,213; sig. = 0,003), servicescape (β = 0,144; sig. = 0,028), citra merek (β = 0,506; sig. < 0,001), dan harga (β = 0,283; sig. < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen secara parsial, serta berpengaruh signifikan secara simultan (F = 56,292; sig. < 0,001) dengan adjusted R Square sebesar 0,700. Citra merek merupakan prediktor terkuat, sedangkan servicescape memberikan kontribusi terkecil. Keterbatasan penelitian – Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan satu gerai ritel sebagai lokasi penelitian, desain cross-sectional, dan pengukuran yang sepenuhnya bertumpu pada persepsi responden, sehingga generalisasi temuan bersifat terbatas. Implikasi – Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan expectation-disconfirmation theory dan konsep servicescape pada konteks ritel produk elektronik; secara praktis, pengelola toko perlu memprioritaskan penguatan citra merek dan jaminan keaslian produk sebelum berinvestasi pada penataan fisik gerai. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini adalah pengujian keempat determinan secara simultan dalam satu model pada ritel ponsel di kota kabupaten, konteks yang belum banyak dikaji dalam literatur kepuasan konsumen.