Clarissa Aurelia Williem
STIE Professional Manajemen College Indonesia, Medan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh work-life balance terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening: (Studi pada karyawan lembaga pendidikan multibahasa swasta) Clarissa Aurelia Williem; Syawaluddin
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1054

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada karyawan lembaga pendidikan multibahasa swasta. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan dan dianalisis menggunakan regresi linier serta analisis jalur untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel penelitian. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh negatif terhadap turnover intention dan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh negatif terhadap turnover intention. Selain itu, kepuasan kerja berperan sebagai variabel intervening yang memediasi hubungan antara work-life balance dan turnover intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi mampu meningkatkan kepuasan kerja sekaligus menekan niat karyawan untuk meninggalkan organisasi. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini memiliki keterbatasan pada ruang lingkup objek penelitian yang hanya dilakukan pada satu lembaga pendidikan multibahasa swasta serta penggunaan data persepsi responden yang berpotensi mengandung bias subjektif. Implikasi – Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen lembaga pendidikan untuk mengembangkan kebijakan work-life balance yang berorientasi pada peningkatan kepuasan kerja sebagai strategi dalam menekan turnover intention. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian manajemen sumber daya manusia terkait mekanisme psikologis yang menghubungkan work-life balance dan turnover intention. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran kepuasan kerja sebagai variabel intervening dalam hubungan antara work-life balance dan turnover intention dalam konteks lembaga pendidikan multibahasa swasta yang masih relatif terbatas dikaji dalam literatur empiris.