Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, tingkat pendidikan terhadap perilaku keuangan pada UMKM sektor makanan dan minuman di Kecamatan Wonosobo Setyo Wardani; Maulana Ihsan Yusufi Suyatno
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1098

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan tingkat pendidikan terhadap perilaku keuangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor makanan dan minuman di Kecamatan Wonosobo. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 240 pelaku UMKM yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dari total populasi 594 pelaku UMKM terdaftar, dengan tingkat kesalahan 5%. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1–5 dan telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, inklusi keuangan, dan tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik pemahaman keuangan, akses terhadap layanan keuangan formal, serta tingkat pendidikan pelaku usaha, semakin baik pula perilaku keuangan dalam pengelolaan usaha. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada UMKM sektor makanan dan minuman di Kecamatan Wonosobo sebagai satu wilayah kajian, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti sikap keuangan dan pendapatan, menggunakan metode kualitatif atau mixed methods, serta memperluas lokasi penelitian ke wilayah yang lebih beragam. Implikasi – Hasil penelitian ini memiliki implikasi praktis bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan peningkatan literasi dan inklusi keuangan UMKM, serta implikasi akademis dalam pengembangan kajian perilaku keuangan UMKM berbasis teori modal manusia dan teori inklusi keuangan. Kebaruan – Penelitian ini memberikan kontribusi kebaruan melalui tiga aspek: (1) pengujian simultan tiga variabel—literasi keuangan, inklusi keuangan, dan tingkat pendidikan—dalam satu model terhadap perilaku keuangan UMKM, yang belum banyak dilakukan pada konteks UMKM sektor makanan dan minuman; (2) penggunaan data primer terkini tahun 2026 di Kecamatan Wonosobo yang memiliki karakteristik budaya dan ekonomi lokal yang khas; serta (3) pengintegrasian indikator tingkat pendidikan berbasis kompetensi kerja yang relevan dengan konteks UMKM, berbeda dari pengukuran ordinal konvensional yang hanya mengacu pada jenjang pendidikan formal terakhir.