Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pemberdayaan dan Keterlibatan Guru terhadap Kinerja di SMA Negeri Izaty Nurillah Dewi; Sukarman Sukarman; Ummi Sholikha; Nadya Ismazahrotin May Qoyyin
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 1 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pemberdayaan dan keterlibatan kerja terhadap kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN di SMA Negeri 1 Tahunan, Kota Jepara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya optimalisasi sumber daya manusia melalui strategi pemberdayaan dan peningkatan keterlibatan kerja guna mendukung kinerja organisasi. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 68 pegawai, yang terdiri atas 56 ASN dan 12 pegawai Non-ASN. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai dinamika pemberdayaan dan keterlibatan kerja dalam lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara pemberdayaan dan keterlibatan kerja dengan peningkatan kinerja pegawai, baik ASN maupun Non-ASN. Upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh pihak sekolah—seperti pelibatan dalam pengambilan keputusan, dorongan terhadap inisiatif individu, serta pelatihan peningkatan kapasitas—terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan tanggung jawab kerja pegawai. Selain itu, tingkat keterlibatan kerja yang tinggi mendorong rasa memiliki dan komitmen terhadap tugas maupun organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemberdayaan dan peningkatan keterlibatan kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan pendidikan.
INTEGRATION OF MANAGEMENT OF RELIGIOUS ACTIVITIES AND LITERACY TO IMPROVE THE QUALITY OF RELIGIOUS CHARACTER Muhammad Fauzul Fikri; Sukarman Sukarman
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 4, No 1 (2026): Four International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital transformation in the contemporary era demands that madrasas adapt their curricula to ensure educational relevance while simultaneously addressing the challenges of moral disruption and the erosion of students' spiritual values. This study aims to formulate a model for integrating religious activities with literacy in madrasahs and to analyze the implementation of the Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC) management functions in enhancing the quality of students' religious character. Employing a library research method with a qualitative approach and content analysis, this study examines various reputable literatures to construct a comprehensive conceptual model. The results indicate that policy fragmentation between religious programs and literacy can be overcome through a Total Quality Management (TQM) approach, which unifies spiritual substance with digital literacy skills into a cohesive learning ecosystem. The disciplined implementation of POAC, ranging from vision alignment and cross-role collaboration to the use of a dual monitoring system (physical logs and digital portfolios), has proven effective in transforming religious routines into a holistic educational ecosystem. This integration model positions religious values as the primary filter in digital literacy management, thereby producing graduates who are not only excelling in ritual obedience but also possess critical, adaptive, and high-integrity literacy amidst the challenges of the times.