Hendrikus Otniel Nasozaro Harefa
Universitas Nias, Sumatera Utara, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Kegiatan Ekstrakurikuler dalam Pengembangan Kreativitas Siswa Fari Saputra Ndruru; Asnah Yanti Golu; Bina Amal Harefa; Hendrikus Otniel Nasozaro Harefa
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 2 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v6i2.837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kegiatan ekstrakurikuler dalam pengembangan kreativitas siswa di SMK Negeri 1 Lolofitu Moi, dengan menelaah peran utama, hambatan yang dihadapi, serta upaya strategis yang dilakukan sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 10 informan yang terdiri dari 5 guru pembimbing dan 5 siswa aktif ekstrakurikuler, serta dilaksanakan selama dua bulan (Januari–Februari 2024). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan member check. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan tematik manual dengan proses reduksi data, kategorisasi, dan interpretasi. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler berperan sebagai wadah eksplorasi kreatif, stimulasi pemecahan masalah, dan media kolaborasi sosial. Hambatan utama mencakup keterbatasan fasilitas, minimnya pembimbing kompeten, dan rendahnya partisipasi siswa. Sekolah merespons dengan strategi optimalisasi fasilitas, pelatihan guru, serta motivasi siswa melalui penghargaan. Penelitian ini memperkuat literatur tentang hubungan kegiatan non-akademik dan kreativitas, serta menyarankan penguatan kebijakan partisipatif dan evaluasi berkala sebagai pendekatan pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler.
Peran Pendidikan dalam Membangun Etika dan Moralitas di Lingkungan Sekolah melalui Pembelajaran PPKn Noverlin Lase; Opianus Zendrato; Wibertus Zalukhu; Hendrikus Otniel Nasozaro Harefa
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 2 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v6i2.839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam kontribusi guru dalam menanamkan etika dan moralitas siswa melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMA Negeri 1 Lahewa, Kabupaten Nias Utara. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan guru PPKn dan siswa SMA, serta analisis dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi dan validasi ulang oleh partisipan (member checking). Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn menjalankan peran strategis sebagai teladan moral, fasilitator pembelajaran nilai, serta agen pengintegrasi nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Kendala utama dalam pelaksanaan peran ini mencakup rendahnya keterlibatan orang tua, pengaruh negatif budaya digital, dan terbatasnya waktu pembelajaran. Studi ini menekankan urgensi penerapan pendekatan pendidikan karakter yang bersifat holistik, kolaboratif, dan berakar pada kearifan lokal.
Peran Guru Mata Pelajaran dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Deprianus Waruwu; Mesrawati Hia; Perdamaian Zega; Hendrikus Otniel Nasozaro Harefa
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 2 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v6i2.840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran guru mata pelajaran dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 2 Mandrehe, Kabupaten Nias Barat. Latar belakang penelitian ini berangkat dari urgensi transformasi pendidikan melalui peran strategis guru sebagai agen perubahan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Partisipan terdiri atas 6 guru mata pelajaran dan 1 kepala sekolah, yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berbasis pengkodean tematik. Hasil penelitian mengungkap tiga peran utama guru, yakni sebagai fasilitator pembelajaran, perancang kegiatan belajar yang adaptif, dan pelaksana pembelajaran inovatif. Namun, implementasi kurikulum menghadapi kendala seperti rendahnya kesiapan guru, beban administratif tinggi, serta minimnya infrastruktur. Upaya penanganan dilakukan melalui pelatihan, digitalisasi administrasi, dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Studi ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas guru dan dukungan sistemik untuk keberhasilan transformasi kurikulum.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Simon Yoel Waruwu; Ita Febrin Nasrani Zalukhu; Yunelis Zalukhu; Hendrikus Otniel Nasozaro Harefa
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 2 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v6i2.841

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah memainkan peran sentral dalam mendorong kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran strategis kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, kendala yang dihadapi, serta upaya solutif yang dilakukan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di SMA Negeri 1 Gunungsitoli, melibatkan 6 guru dan 12 siswa melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa model kepemimpinan transformasional dan distribusional diterapkan melalui penyusunan visi-misi, pelatihan guru, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Namun, keterbatasan sumber daya, resistensi perubahan, dan rendahnya literasi data menjadi tantangan utama. Studi ini menyoroti pentingnya instructional leadership berbasis data sebagai kontribusi teoritis dalam konteks sekolah menengah. Temuan ini dapat ditransfer secara terbatas ke konteks sekolah di wilayah non-perkotaan dengan dinamika serupa.