Latar Belakang: Kepercayaan diri adalah aspek penting dalam perkembangan psikososial anak sekolah dasar yang memengaruhi kemampuan akademik, sosial, dan emosional mereka. Kepercayaan diri yang rendah dapat menyebabkan anak menjadi pemalu, kurang yakin dalam menyampaikan pendapat, dan mengalami kesulitan dalam interaksi sosial. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri anak sekolah dasar di SDN 008 Kombeng. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif potong lintang. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas empat, lima, dan enam di SDN 008 Kombeng, berjumlah 122 siswa, dengan 110 responden dipilih sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala kepercayaan diri Lauster yang terdiri dari 32 pernyataan yang diukur dengan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi, dengan 59 siswa (53,6%), sementara 47 siswa (42,7%) berada dalam kategori sedang dan 4 siswa (3,6%) berada dalam kategori rendah. Berdasarkan tingkat kelas, kepercayaan diri yang tinggi ditemukan di semua tingkat kelas, sedangkan berdasarkan jenis kelamin, tidak ada perbedaan signifikan antara siswa laki-laki dan perempuan. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa di SDN 008 Kecamatan Kombeng memiliki tingkat kepercayaan diri yang baik. Lingkungan sekolah yang mendukung, dukungan keluarga, dan interaksi sosial yang positif memainkan peran penting dalam mengembangkan kepercayaan diri di kalangan anak-anak sekolah dasar.