Sekar Mayangsari
Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru Akuntansi melalui Pelatihan Software Akuntansi pada Perusahaan Dagang: Implementasi Program Pengabdian kepada Masyarakat di P4 Jakarta Utara Henik Hari Astuti; Sekar Mayangsari; Lidia Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/jpmm.v6i1.228

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam praktik akuntansi, dari sistem manual menuju sistem berbasis aplikasi komputer akuntansi. Namun, masih terdapat kesenjangan kompetensi di kalangan guru akuntansi, khususnya dalam penguasaan dan pemanfaatan software akuntansi yang relevan dengan kebutuhan industri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru akuntansi dalam penggunaan software akuntansi, khususnya MYOB, melalui pelatihan berbasis praktik. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan model pelatihan berbasis praktik (hands-on training), yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan melalui pre-test, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan software, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi melalui post-test. Sasaran kegiatan ini adalah guru SMK yang tergabung dalam P4 Jakarta Utara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan software akuntansi. Peserta mampu melakukan pencatatan transaksi, pengelolaan data keuangan, serta penyusunan laporan keuangan secara sistematis menggunakan aplikasi MYOB. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan teknologi akuntansi ke dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi profesional guru, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasional yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja berbasis teknologi. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kesiapan lulusan SMK dalam menghadapi tantangan industri digital.
Analysis of Tax Court Decisions Over the Deemed Interest Revenue Dispute From Intragroup Interest-Free Loans Dian Tri Handayani; Lith Alfansuri; Sekar Mayangsari
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 5 No. 6 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (January - Feb
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v5i6.4066

Abstract

This research aims to explore tax disputes related to Deemed Interest Revenue of interest-free intra-group loans; an issue that has persisted over time due to regulatory inconsistencies. In 2023, tax revenue contributed significantly to Indonesia’s state income, with 67% of total revenue sourced from taxes. Despite the positive growth in tax collection, the self-assessment system in Indonesia creates opportunities for non-compliance, leading to tax audits by the Directorate General of Taxes (DJP) to ensure legal adherence. However, tax audits often result in disputes between taxpayers and the DJP, particularly over the interpretation of tax regulations. One recurrent dispute involves the tax treatment of interest-free loans, which lacks clear regulatory guidance. Previous studies show a high rate of DJP losses in court over these cases, raising concerns about the effectiveness of the current legal framework. This research will analyze court rulings, comparing the DJP’s and taxpayers’ perspectives on Deemed Interest Revenue of interest-free loans to identify factors that contribute to DJP’s success or failure in tax disputes. The findings aim to provide recommendations to improve DJP’s strategies in court, reduce the number of disputes, and enhance tax compliance.