Berdasarkan Kementerian Kesehatan Indonesia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK YANG DITIMBUKAN TERKAIT PANDEMI COVID-19 TERHADAP KEMAJUAN EDUENTERPREUNERSHIP DIKALANGAN MASYARAKAT INDONESIA DAN DAMPAK SOSIAL-EKONOMI TERKAIT PANDEMI COVID YANG SUDAH MENYEBAR KE SELURUH INDONESIA Berdasarkan Kementerian Kesehatan Indonesia; perkembangan kasus COVID-
Jurnal Teknik Ibnu Sina Vol 6 No 01 (2021): Jurnal Teknik Ibnu Sina
Publisher : Jurnal Teknik Ibnusina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada zaman millennial ini, tepatnya menjelang tahun 2020, terjadi sebuah fenomena yang menggemparkan dunia, fenomena ini adalah virus ke-7dunia yang mematikan hidup manusia setiap saat, virus ini bernama Covid-19. World Healt Organization (WHO) menjelaskan bahwa Corovirus (cov) adalah virus yang menginfeksi system pernafasan. Virus ini menyebabkan penyakit flu biasa sampai penyakit lebih parah seperti Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS-CoV). Virus corona adalah zoonotic yang artinya ditularkan antara hewan dan manusia. Berdasarkan Kementerian Kesehatan Indonesia, perkembangan kasus COVID-19 di Wuhan berawal pada tanggal 30 Desember 2019 dimana Wuhan Municipal Health Communittee mengeluarkan pernyataan “urgent notice on the treatment of pneumonia of unknow cause”. Penyebaran virus ini sangat cepat bahkan sampai ke lintas Negara, sehingga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan secara resmi mengumumkan Covid-19 tersebut sebagai pandemi atau wabah global. Akibat virus ini banyak penduduk China dan beberapa negara lainnya meninggal dunia. Perekonomian China ikut terpuruk akibat banyaknya perusahaan yang harus tutup. Mengingat China merupakan negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia dan mitra dagang utama Indonesia, maka terganggunya perekonomian China akan memengaruhi perekonomian dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri upaya pencegahan penyebaran virus ini dilakukan dengan mengambil kebijakan pembatasan aktifitas (