Siti Rohmah
UIN Kiai Achmad Siddiq Jember, Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Penerapan Metode Role-Playing untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Santri/ The Effectiveness of Implementing the Role-Playing Method to Improve Students' Arabic Speaking Skills Siti Rohmah; Asep Maulana
Loghat Arabi : Jurnal Bahasa Arab dan Pendidikan Bahasa Arab VOL 6, NO 2 (DESEMBER 2025): LOGHAT ARABI
Publisher : Universitas Islam DDI AGH Abdurrahman Ambo Dalle Polewali Mandar, Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/la.v6i2.520

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the role-playing method in improving students’ Arabic speaking skills in a pesantren. The research used a quantitative approach with a one-group pre-test and post-test design involving 15 students. Data were collected through oral tests, observations, and role-playing activities conducted in four learning sessions. The results showed a significant improvement in students’ speaking ability, with the average score increasing from 52.2 in the pre-test to 78.7 in the post-test. Observation results also indicated that students became more confident, more active in participating in class, and better in using vocabulary and speaking fluently. The learning process became more interactive and enjoyable as students practiced speaking through real-life situations. Therefore, it can be concluded that the role-playing method is effective in improving Arabic speaking skills and is recommended as an alternative teaching method in the pesantren learning environment.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode role-playing dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa di pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pre-test dan post-test yang melibatkan 15 siswa. Data dikumpulkan melalui tes lisan, observasi, serta kegiatan bermain peran yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 52,2 pada pre-test menjadi 78,7 pada post-test. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih percaya diri, lebih aktif berpartisipasi dalam pembelajaran, serta lebih baik dalam penggunaan kosakata dan kelancaran berbicara. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan karena siswa berlatih berbicara melalui situasi nyata. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa metode role-playing efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab dan direkomendasikan sebagai alternatif metode pembelajaran di lingkungan pesantren.