Yenny Safitri
Profesi Ners, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Terapi Healing Touch pada Pasien Nyeri Ca Serviks di Ruangan Tulip RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Lisa Artianti; Yenny Safitri; Riani Riani
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i2.69

Abstract

Usia lanjut (lansia) dapat dikatakan sebagai tahap akhir dari perkembangan hidup manusia. Penuaan adalah proses yang terus menerus mengalami perubahan pada manusia yang secara alamiah dan tidak mungkin akan kembali. Rematik adalah suatu bentuk kekakuan, pembengkakan, nyeri dan kemerahan pada persendian dan jaringan di sekitarnya. Kekambuhan merupakan peristiwa berulang kali yang dialami pasien, yang berulang dan seringkali tidak menyenangkan. Faktor resiko rematik adalah infeksi, pekerjaan,  gangguan imunitas, kelenjar dan hormon, genetik, psikologis lingkungan,dan pola makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan lansia dalam mengatasi kekambuhan rematik di Desa Kampa Wilayah Kerja Puskesmas Kampa. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia umur 60 tahun keatas yang menderita rematik di Desa Kampa sebanyak 35 orang dengan jumlah sampel adalah 35 orang, adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total  sampling. Hasil dari penelitian ini sebagian besar  responden yang mengalami rematik adalah perempuan sebanyak 19 orang (54,3), sebagian besar responden berpendidikan SD sebanyak 12 orang (34,3),sebagian besar responden tidak bekerja sebanyak 19 orang (54,3),tingkat pengetahuan lansia sebagian besar kurang sebanyak 15 orang (42,8).
Penerapan Terapi Range of Motion (ROM) dan Exercise Bola Karet untuk Meningkatkan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Chamisyah Putri; Muhammad Nurman; Yenny Safitri
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i1.58

Abstract

Stroke non hemoragik adalah stroke yang terjadi karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak terhenti sebagian atau seluruhnya. Stroke non hemoragik merupakan jenis stroke yang paling umum terjadi, mencakup hampir 80% dari seluruh stroke. Gejala utama stroke non-hemoragik adalah timbulnya deficit neurologis secara tiba-tiba, didahului dengan gejala prodromal, terjadi saat istirahat atau saat bangun tidur. Tujuan dari karya ilmiah ini untuk memberikan Penerapan terapi range of motion dan exercise bola karet untuk meningkatkan kekuatan otot pada Tn. S di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Pada saat pengkajian Tn. S mengeluh lemah anggota gerak sebelah kiri yang dirasakan pada lengan dan tungkai, pasien tidak bisa mengangkat lengan dan jari tangan kiri dan tungkai kiri, dan pasien juga mengalami kejang. Tanda-tanda vital Tn. S saat pengkajian tekanan darah 141/76 mmhg, Nadi: 76x/menit, RR: 23x/menit, Suhu: 36,5◦c, pasien terpasang infus Nacl 0,9%. Diruangan Krisan perawat memang sudah memberikan obat Phenytoin diazepam kapsul 100mg 3x1 untuk menenangkan syaraf ditubuh pada pasien. Dari analisa kasus pada pasien didapatkan adanya peningkatan kekuatan otot setelah diberikan terapi range of motion dan exercise bola karet. Diharapkan bagi Tn. S dapat melakukan terapi range of motion dan exercise bola karet untuk melatih peningkatan otot pasien stroke non hemoragik.
Penerapan Terapi Range of Motion (ROM) dan Exercise Bola Karet untuk Meningkatkan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Chamisyah Putri; Muhammad Nurman; Yenny Safitri
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i1.60

Abstract

stroke yang paling umum terjadi, mencakup hampir 80% dari seluruh stroke. Gejala utama stroke non-hemoragik adalah timbulnya deficit neurologis secara tiba-tiba, didahului dengan gejala prodromal, terjadi saat istirahat atau saat bangun tidur.  Tujuan dari karya ilmiah ini untuk memberikan Penerapan terapi range of motion dan exercise bola karet untuk meningkatkan kekuatan otot pada Tn.S di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Pada saat pengkajian Tn.S mengeluh lemah anggota gerak sebelah kiri yang dirasakan pada lengan dan tungkai, pasien tidak bisa mengangkat lengan dan jari tangan kiri dan tungkai kiri, dan pasien juga mengalami kejang. Tanda-tanda vital Tn.S saat pengkajian tekanan darah 141/76 mmhg, Nadi: 76x/menit, RR: 23x/menit , Suhu: 36,5◦c, pasien terpasang infus Nacl 0,9%. Diruangan Krisan perawat memang sudah memberikan obat Phenytoin diazepam kapsul 100mg 3x1 untuk menenangkan syaraf ditubuh pada pasien. Dari analisa kasus pada pasien didapatkan adanya peningkatan kekuatan otot setelah diberikan terapi range of motion dan exercise bola karet. Diharapkan bagi Tn.S dapat melakukan terapi range of motion dan exercise bola karet untuk melatih peningkatan otot pasien stroke non hemoragik.