Ilhan Dhiyaul Haq
Universitas PGRI Madiun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAHAN BONGGOL JAGUNG MENJADI BRIKET BIOARANG DI DESA LUWORO Ramadhan Prasetya Wibawa; Liana Vivin Wihartanti; Ilhan Dhiyaul Haq; Arisca Putri Rahmadhani; Aliffah Septia
D'edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber energi alternatif merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun memiliki potensi limbah bonggol jagung yang melimpah, namun pemanfaatannya masih belum optimal sehingga sebagian besar limbah dibakar atau dibuang tanpa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya pemberdayaan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna yang mudah diterapkan dan sesuai dengan potensi lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna dalam pengolahan bonggol jagung menjadi briket bioarang sebagai energi alternatif sekaligus meningkatkan pemanfaatan limbah pertanian yang bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pembuatan alat drum pirolisis dan alat pres briket, pelatihan karbonisasi, praktik pembuatan briket bioarang, uji coba penggunaan, serta pendampingan pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami proses pengolahan bonggol jagung menjadi briket bioarang, mengoperasikan teknologi tepat guna, serta menghasilkan briket yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. Selain meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah pertanian, kegiatan ini mendorong tumbuhnya kesadaran terhadap pemanfaatan sumber daya lokal sebagai produk yang memiliki nilai tambah ekonomi dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha berbasis masyarakat