Besus Maulana Sulthon
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Deteksi Kanker Paru Paru Berbasis Mobile: Integrasi Machine Learning dalam Aplikasi Nusaminer Deny Alfian; Fathimah Azzahro; Achmad Baroqah Pohan; Besus Maulana Sulthon; Yunita
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v11i1.69023

Abstract

Deteksi dini kanker paru-paru sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Penelitian ini membandingkan performa sembilan algoritma klasifikasi (AdaBoost, ANN, Decision Tree, Gradient Boosting, KNN, Logistic Regression, Naïve Bayes, Random Forest, dan SVM) menggunakan RapidMiner dan NusaMiner. Dataset berasal dari Kaggle dengan 309 data pasien dan 16 atribut terkait faktor risiko serta gejala klinis. Evaluasi dilakukan berdasarkan akurasi, precision, recall, F1-score, dan AUC pada rasio 70:30, 80:20, dan 90:10. Hasil menunjukkan NusaMiner memberikan akurasi lebih tinggi dan stabil dibanding RapidMiner. Algoritma Gradient Boosting dan Random Forest mencapai akurasi 100% pada beberapa rasio, sementara Naïve Bayes menunjukkan akurasi terendah di RapidMiner. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan algoritma dan platform dalam meningkatkan efektivitas sistem deteksi kanker paru-paru berbasis machine learning.
Pembangunan Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Karyawan Terbaik Menggunakan Metode Simple Additivel Weighting (SAW) Eva Zuraidah; Besus Maulana Sulthon
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 4 (2026): Agustus, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/cp3yea07

Abstract

Abstrak – Dalam lingkungan bisnis yang kompetitif, pemilihan karyawan terbaik merupakan proses penting untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang optimal. Namun, proses seleksi sering kali menghadapi kendala seperti subjektivitas, ketidakteraturan data, dan kurangnya transparansi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) guna membantu proses seleksi karyawan terbaik secara objektif dan terukur. Metode SAW dipilih karena kemampuannya dalam menangani pengambilan keputusan multikriteria melalui penjumlahan nilai preferensi hasil dari proses normalisasi dan pembobotan. Kriteria penilaian yang digunakan meliputi kedisiplinan, kualitas kerja, tanggung jawab, kerja sama tim, serta loyalitas dan integritas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka terhadap 23 karyawan Divisi Teknik PT Lekom Maras. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem berhasil mengidentifikasi karyawan terbaik (A6) dengan nilai preferensi tertinggi sebesar 18. Selain itu, sistem juga mengelompokkan performa karyawan ke dalam lima kategori, di antaranya terdapat 4 karyawan dengan nilai “Cukup” dan 9 karyawan dengan nilai “Sangat Kurang”. Dengan demikian, penerapan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis Simple Additive Weighting (SAW) memberikan solusi yang efektif dalam proses seleksi yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Kata kunci : Sistem Pendukung Keputusan; Simple Additive Weighting; Seleksi Karyawan; Evaluasi Kinerja; Multikriteria; Abstract – In a competitive business environment, selecting the best employees is a crucial process to support optimal human resource development. However, the selection process often faces challenges such as subjectivity, data inconsistency, and lack of transparency. This study aims to develop a Decision Support System (DSS) using the Simple Additive Weighting (SAW) method to assist in objectively and measurably selecting the best employees. SAW is chosen for its ability to handle multi-criteria decision-making by summing preference values derived from normalization and weighting processes. The evaluation criteria include discipline, work quality, responsibility, teamwork, loyalty, and integrity. Data were collected through observation, interviews, and a literature study involving 23 employees from the Technical Division of PT Lekom Maras. The implementation results showed that the system successfully identified the best employee (A6) with the highest preference score of 18. Additionally, the system categorized employee performance into five groups, including 4 employees rated as “Fair” and 9 employees as “Very Poor”. Therefore, the application of the SAW-based DSS provides an effective solution for a more transparent, efficient, and accountable selection process. Keywords: Decision Support System; Simple Additive Weighting; Employee Selection; Performance Evaluation; Multi-Criteria;