Dhea Eka Putri
Institut Citra Internasional - ICI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pendidikan dan Pekerjaan Ibu dengan Kejadian Stunting di Desa Tanjung Gunung Tahun 2025 Dhea Eka Putri; Rima Berti Anggraini
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 8 (2026): Volume 8 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i8.23163

Abstract

ABSTRACT Stunting is a growth problem where children do not reach the normal height for their age, and it remains a health issue faced by many countries around the world. This condition can slow down brain development, reduce thinking ability, and affect the long-term quality of human resources and national productivity. A mother’s education and job are known to play an important role in the occurrence of stunting. This study aims to find out how education and employment of mothers relate to cases of stunting in Tanjung Gunung Village in 2025. The research uses a quantitative method with an analytical observational approach and a cross-sectional design. The population involved 363 mothers with children aged 0 to 59 months, and 79 of them were selected as samples. The results show that both education (ρ = 0.003) and work status (ρ = 0.006) of mothers are significantly related to stunting in Tanjung Gunung Village in 2025. The conclusion of this study indicates that maternal education and employment are associated with stunting incidence in Tanjung Gunung Village in 2025. It is expected that mothers with lower educational backgrounds are not deprived of information related to stunting, while those with higher education are encouraged to utilize their knowledge more effectively. Furthermore, working mothers are expected to balance their responsibilities between employment and childcare. Meanwhile, non-working mothers are encouraged to make use of their time at home to focus more on maintaining their children’s health. Keywords: Education, Employment, Stunting.  ABSTRAK Stunting adalah kondisi tinggi badan balita di bawah standar usianya, masalah ini masih ditemukan diseluruh dunia. Dampak stunting berpotensi menghambat perkembangan otak anak, menurunkan kemampuan berpikir, serta berdampak jangka panjang pada kualitas SDM dan produktivitas bangsa. Faktor pendidikan dan pekerjaan ibu diketahui sebagai determinan penting dalam kejadian stunting. Berdasarkan latar belakang tersebut, riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel pendidikan dan pekerjaan ibu dengan kejadian stunting di Desa Tanjung Gunung tahun 2025. Riset ini menggunakan metode kuantitatif melalui pendekatan analitik observasional dan rancangan studi potong lintang (cross-sectional). Populasi dalam riset ini terdiri dari 363 ibu dengan balita berusia 0 hingga 59 bulan, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 79 ibu dari kelompok tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan pendidikan (ρ=0,003) dan pekerjaan (ρ=0,006) dengan kejadian stunting di Desa Tanjung Gunung tahun 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan pendidikan (ρ=0,003) dan pekerjaan (ρ=0,006) dengan kejadian stunting di Desa Tanjung Gunung tahun 2025. Kesimpulan yang didapatkan adalah pendidikan dan pekerjaan ibu berhubungan dengan kejadian stunting di Desa Tanjung Gunung tahun 2025. Diharapkan ibu dengan pendidikan rendah tidak kekurangan informasi terhadap stunting, sedangkan ibu dengan pendidikan tinggi diharapkan mampu memanfaatkan pengetahuannya secara lebih luas. Sementara itu, diharapkan ibu yang bekerja mampu menyeimbangkan tanggung jawab antara pekerjaan dan pengasuhan, sedangkan ibu yang tidak bekerja diharapkan dapat menggunakan waktu di rumah untuk lebih fokus menjaga kesehatan anak. Kata Kunci: Pendidikan, Pekerjaan, Stunting.