ABSTRACT The final stage of human development is the elderly phase, during which individuals experience comprehensive changes across physical, psychological, and social domains. Life satisfaction constitutes a critical component of overall well-being, with social support identified as a key determinant influencing satisfaction in later life. The present study aims to examine the association between social support and life satisfaction among older adults. This research employed a quantitative approach with a descriptive correlational design. A probability sampling technique with a proportional method was utilized, yielding a total of 102 respondents. Data collection was conducted using MPSS and SWLS. Data were analyzed through univariate and bivariate techniques, with statistical testing performed using the chi-square test. The findings revealed a significant p-value of 0,001 (p0,05), indicating rejection of the null hypothesis. These results demonstrate a significant association between social support and life satisfaction among older adults, suggesting that greater social support contributes to higher levels of life satisfaction an overall well-being. Keywords: Social Support, Life Satisfaction, Elderly. ABSTRAK Masa perkembangan terakhir dalam hidup manusia yaitu pada masa lanjut usia yang secara keseluruhan terjadi perubahan fisik, mental maupun sosial. Kepuasan hidup merupakan komponen penting bagi kesejahteraan hidup manusia, faktor dukungan sosial jadi salah satu yang dapat memengaruhi kepuasan hidup pada masa lansia. Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara dukungan sosial dengan kepuasan hidup pada lansia. Penelitian ini berupa penelitian kuantitatif dengan metode yaitu deskriptif korelatif. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah probability sampling dengan menggunakan pendekatan proportional sampeldengan total jumlah sampel penelitian sebanyak 102 responden. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Multidimesional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan kuesioner Satisfaction With Life Scale(SWLS). Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan chi square. Hasil uji statistik diperoleh signifikan p value sebesar 0,001 yang artinya nilai p0,05 maka keputusan uji adalah H0 ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan kepuasan hidup pada lansia, yaitu semakin tinggi tingkat dukungan sosial yang diterima seseorang maka akan semakin puas juga kesejahteraan hidupnya. Kata Kunci: Dukungan Sosial, Kepuasan Hidup, Lansia.