Shelly Rodliah Rosyad
Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN GIZI SEIMBANG DAN POLA MAKAN SEHAT PADA KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BARINGIN: BALANCED NUTRITION AND HEALTHY EATING TRAINING FOR POSYANDU CADRES IN BARINGIN PUBLIC HEALTH CENTER WORKING AREA Shelly Rodliah Rosyad; Darmayanti Wulandatika; Siti Fatimah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.1998

Abstract

Kekurangan gizi pada remaja perempuan dan wanita muda dapat berpotensi merugikan kesehatan reproduksi dan meningkatkan risiko komplikasi kehamilan yang selanjutnya dapat membahayakan nyawa ibu dan anak. Oleh karena itu, penting untuk memperbaiki pola makan dan memberikan pendidikan tentang kebiasaan makan yang sehat, terutama pada kelompok remaja dan wanita muda. Seorang kader seharusnya memiliki pemahaman yang benar terkait kesehatan masyarakat. Peran kader yang sangat krusial tersebut perlu diimbangi dengan pengetahuan yang baik pula mengenai gizi seimbang, khususnya pada wanita usia subur. Pengabdian ini bertujuan untuk membekali kader posyandu pengetahuan serta mengoptimalisasikan peran kader posyandu dalam hal pemenuhan asupan energi dan makronutrient pada wanita usia subur yang tinggal di wilayah perdesaan melalui pelatihan gizi seimbang dan pola makan sehat. Pelaksanaan pengabdian pada Masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pelatihan gizi seimbang dan pola makan sehat, dilakukan di Desa Baringin B, Kecamatan Candi Laras Selatan, Wilayah Kerja Puskesmas Baringin dengan kader posyandu sebagai peserta, media pelatihan yang digunakan berupa booklet dan video edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dengan meningkatnya pemahaman kader tentang pentingnya pemenuhan gizi pada wanita usia subur dan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mempraktikan secara langsung. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kebutuhan gizi wanita usia subur.