Yanli Everson Tuwohingide
Jurusan Kesehatan, Politeknik Negeri Nusa Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR DAN PENDIDIKAN KESEHATAN PADA MASYARAKAT KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE PROVINSI SULAWESI UTARA: SCREENING OF NON-COMMUNICABLE DISEASES AND HEALTH EDUCATION ON THE PEOPLE OF THE SANGIHE ISLANDS, NORTH SULAWESI PROVINCE, INDONESIA Yanli Everson Tuwohingide; Iswanto Gobel; Meistvin Welembuntu
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2082

Abstract

Pendahuluan: Indonesia merupakan negara kepulauan dan seluruh masyarakat tersebar pada seluruh pulau, sehingga adanya masyarakat yang kesulitan dalam menjangkau fasilitas kesehatan ataupun untuk mendapatkan informasi mengenai kesehatan. Hal ini berdampak pada sulitnya mendeteksi penyakit-penyakit tidak menular (Non-communicable Disease (NCDs)) walaupun sudah cukup lama diderita oleh pasien. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pencegahan dan mengurangi risiko keparahan penyakit yang ada pada masyarakat  Metode: Skrining kesehatan dan pendidikan kesehatan dengan mendatangi keluarga yang berisiko atau at the door-step method dilaksanakan pada daerah pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina. Peserta ialah masyarakat yang bermukim di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Hasil: Hasil skrining menunjukkan dari 40 peserta pengabdian pada masyarakat 57,5 % mengalami risiko asam urat, sedangkan untuk kadar gula darah sewaktu (GDS) sebanyak 17,5 % dan hipertensi sebanyak 25%. Setelah diberikan pendidikan kesehatan menunjukkan 100% peserta mengalami peningkatan pengetahuan. Kesimpulan: Skrining yang dilakukan mendeteksi mayoritas peserta berisiko terhadap NCDs, dan adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan. Kerjasama lintas sektor perlu dilakukan untuk menanggulangi masalah kesehatan.