Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRANSFORMASI PERUBAHAN TRADISI KEBUDAYAAN RUMAH PANGGUNG KE RUMAH MODERN DI DESA KELUMPANG KECAMATAN ULU OGAN Herny Ramayanti; Varel Arga Pratama; Alya Agustia; Intan Margareta; Tiranda Rahayu Putri; Wahyu Pratiwi
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 2 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i2.2230

Abstract

Perkembangan zaman telah membawa perubahan pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang perumahan. Masyarakat Ulu Ogan, khususnya di Desa Kelumpang, yang sebelumnya identik dengan rumah panggung sebagai bagian dari identitas budaya, kini mulai beralih ke rumah modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong perubahan tersebut serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan dari rumah panggung ke rumah modern dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, peningkatan ekonomi, perubahan gaya hidup, dan kebutuhan akan hunian yang lebih praktis. Transformasi ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kenyamanan, namun juga berpotensi mengurangi nilai-nilai budaya lokal yang melekat pada rumah panggung.
Sistem Informasi Geografis (SIG) Pemetaan Wilayah dan Potensi Desa Karang Lantang Kabupaten OKU Delina Putri Effendi; Alya Agustia; Fifian Permata Sari; Wahyu Pratiwi; Nur Alifahtul Utrujah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Agustus-Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Karang Lantang, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu, belum memiliki peta digital resmi yang dapat mendukung perencanaan spasial dan pengelolaan wilayah desa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan peta desa berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang memuat batas administrasi, penggunaan lahan, fasilitas umum, dan potensi lokal. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan, pencatatan koordinat GPS, serta wawancara dengan perangkat desa dan masyarakat. Data yang diperoleh kemudian diolah dan didigitalisasi menggunakan QGIS untuk menghasilkan peta tematik yang mencakup permukiman, perkebunan kopi, sawah, sungai, dan jaringan jalan dengan dukungan basis data atribut. Hasil kegiatan berupa peta digital yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi spasial untuk mendukung perencanaan, pengambilan keputusan, dan pengelolaan potensi desa secara lebih efektif.