Anis Luphita Ningrum
Universitas Medika Suherman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UPAYA PENANGANAN NYERI MUSKULOSKELETAL MELALUI KEGIATAN BAKTI SOSIAL AKUPUNKTUR DI JAKARTA TIMUR Muslihatin Rosyida; Muhammad Raihan Alfani; Efa Yusfi Asrifa; Anis Luphita Ningrum
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/9092ma13

Abstract

Nyeri muskuloskeletal merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat, terutama pada kelompok lansia, dan berdampak terhadap penurunan kualitas hidup serta kemampuan fungsional. Terbatasnya akses terhadap terapi nonfarmakologis yang profesional mendorong dilaksanakannya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa bakti sosial terapi akupunktur gratis. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan komplementer bagi masyarakat melalui skrining kesehatan, terapi akupunktur, edukasi kesehatan, dan pelatihan akupresur mandiri. PKM dilaksanakan pada Januari 2026 di Posyandu RW 009 Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur dengan melibatkan 30 peserta yang mengalami keluhan nyeri muskuloskeletal. Tahapan kegiatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran intensitas nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS), pemberian terapi akupunktur oleh akupunkturis berlisensi menggunakan jarum steril sekali pakai, edukasi mengenai pencegahan gangguan muskuloskeletal, serta pelatihan akupresur mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta merupakan lansia tua (53,33%) dan berjenis kelamin laki-laki (66,67%). Keluhan yang paling banyak ditemukan adalah nyeri lutut (33,33%), diikuti migrain, nyeri leher, nyeri sendi, dan vertigo yang masing-masing sebesar 16,67%. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai penanganan nyeri secara nonfarmakologis dan manfaat terapi akupunktur sebagai terapi komplementer berbasis bukti. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan komplementer, mendukung pengelolaan nyeri muskuloskeletal, serta memberdayakan masyarakat melalui edukasi dan praktik akupresur mandiri. Program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperluas jangkauan pelayanan promotif, preventif, dan kuratif di masyarakat.