Fadila Khairani
Universitas Royal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Webgis Untuk Pemetaan Tanah Masyarakat Sebagai Inovasi Layanan Pertahanan Pada Kantor Pertanahan Kabupaten Asahan Fadila Khairani; Andri Syahfikri; Irawati; Putra Arya Alfansyah Ray
Journal of Computer Science and Technology (JOCSTEC) Vol 4 No 1 (2026): JOCSTEC - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jocstec.v4i1.617

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi kebutuhan penting pada sektor pertanahan yang memiliki kompleksitas pengelolaan data spasial dan nonspasial. Kantor Pertanahan Kabupaten Asahan masih menghadapi keterbatasan dalam pelayanan pemetaan tanah akibat penggunaan sistem manual dan belum terintegrasinya data. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan Web-based Geographic Information System (WebGIS) sebagai inovasi layanan pemetaan tanah masyarakat guna meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan pertanahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan sistem yang meliputi observasi lapangan, wawancara pemangku kepentingan, dan analisis dokumen, dilanjutkan dengan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, serta evaluasi sistem. Sistem WebGIS dikembangkan menggunakan PHP, MySQL, dan Leaflet.js untuk mendukung visualisasi data spasial secara interaktif. Evaluasi sistem dilakukan melalui black box testing dan penilaian pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem WebGIS yang dikembangkan mampu mengintegrasikan data spasial dan atribut bidang tanah dalam satu platform berbasis web. Sistem menyediakan visualisasi peta bidang tanah, pengelolaan data pertanahan yang terstruktur, serta pencarian informasi yang lebih efisien. Evaluasi pengguna menunjukkan peningkatan aksesibilitas data, efisiensi proses pelayanan, dan transparansi informasi dibandingkan dengan metode konvensional. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model implementasi WebGIS untuk pemetaan tanah masyarakat di tingkat daerah yang mendukung transformasi digital layanan pertanahan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan sistem informasi pertanahan berbasis web pada instansi pemerintah daerah lainnya.
Cluster Analysis of Open Unemployment Rates Across Indonesian Provinces Using the K-Means Algorithm Egi Dio Bagus Sudewo; Fadila Khairani; Irawati; Niken Ayu; Andri Syahfikri
Journal of Artificial Intelligence and Legal Technology Vol. 2 No. 2 (2026): August 2026
Publisher : Sah Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengangguran tetap menjadi tantangan yang terus-menerus dalam pembangunan ekonomi regional Indonesia, yang tercermin dalam variasi Tingkat Pengangguran Terbuka (Open Unemployment Rate/OUR) di berbagai provinsi. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan pola pengangguran regional menggunakan pendekatan pengelompokan berbasis data. Desain kuantitatif dengan kerangka kerja pembelajaran tanpa pengawasan (unsupervised learning) digunakan, memanfaatkan data sekunder tentang Tingkat Pengangguran Terbuka provinsi untuk tahun 2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Algoritma pengelompokan K-Means diterapkan setelah pra-pemrosesan dan normalisasi data, sedangkan jumlah cluster optimal ditentukan menggunakan Metode Elbow. Hasil menunjukkan bahwa tiga cluster mewakili struktur pengelompokan yang paling tepat, mengkategorikan provinsi ke dalam cluster pengangguran rendah (3,03%), sedang (4,41%), dan tinggi (6,32%). Temuan ini mengungkapkan heterogenitas regional yang signifikan dalam kondisi pasar tenaga kerja dan menunjukkan bahwa kesenjangan pengangguran secara struktural berbeda di berbagai provinsi. Studi ini menegaskan efektivitas K-Means dalam mengungkap pola regional laten tanpa bergantung pada asumsi kausal dan memberikan landasan empiris untuk mengembangkan kebijakan ketenagakerjaan yang tepat sasaran dan peka terhadap wilayah di Indonesia.